Kasus Laka Beruntun Masuk Babak Baru



MALANG – Kasus kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kertanegara, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, yang menewaskan empat orang dan belasan luka-luka, telah memasuki babak baru.
Berkas perkara Iwan Prasetyo, 29, warga Jalan Gadang VI Malang, sopir truk crane maut tersebut, sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Kamis (14/9) lalu. Saat ini tinggal menunggu jadwal sidangnya.
“Penyidikan kasus kecelakaan itu sudah selesai. Berkasnya kemarin (Kamis, red) sudah kami limpahkan ke Kejari Kepanjen,” ungkap Kanitlaka Lantas Polres Malang, Iptu Yoyok Supandi.
Saat ini, Unit Laka Lantas Polres Malang tinggal menunggu petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Apakah berkas yang diajukan sudah lengkap atau masih ada kekurangan, sehingga harus dilengkapi.
“Berkasnya masih pelimpahan tahap pertama. Saat ini masih diteliti oleh JPU. Kalau berkasnya dinyatakan lengkap atau P21, maka tersangka akan segera kami limpahkan untuk tahap kedua,” jelasnya.
Apakah ada tersangka baru dalam kasus kecelakaan tersebut? Yoyok menegaskan bahwa Iwan merupakan tersangka tunggal. Ia dijerat dengan pasal 310 ayat 4, 3, 2 dan 1 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas. Ancaman hukumannya adalah 6 tahun kurungan penjara.
“Tersangkanya tetap Iwan Prasetyo. Tersangka saat ini masih menjalani masa tahanan di Polres Malang,” katanya.
Sekadar diketahui, kecelakaan beruntun terjadi Jumat (25/8) lalu sekitar pukul 16.30. Truk mau yang dikemudikan oleh Iwan Prasetyo, melaju dari arah barat ke timur.
Ketika melintas di lokasi, tiba-tiba rem blong. Karena tidak bisa menguasai setir, akhirnya truk menabrak beberapa mobil serta sepeda motor. Akibatnya, empat orang meninggal dunia serta belasan orang mengalami luka-luka.
Sesaat setelah kejadian, Iwan sempat melarikan diri karena takut dimassa. Iwan kabur ke garasi truk tempatnya bekerja. Baru malam harinya ia menyerahkan diri ke polisi.(agp/jon) 

Berita Lainnya :

loading...