Usai Nonton Kuda Lumping, Curi Kotak Amal

 
MALANG - Terdesak butuh uang, membuat MR, 15 tahun, nekat mencuri. Ia mencongkel kotak amal Masjid Nurul Huda di Desa Jatikerto, Kromengan dini hari kemarin. Namun belum sempat mengambil uang, aksinya keburu ketahuan warga.
Imbasnya, warga Desa Slorok, Kecamatan Kromengan inipun, harus berurusan dengan polisi. Oleh warga MR diserahkan ke petugas Polsek Kromengan. Karena usianya di bawah umur, usai menjalani pemeriksaan siang kemarin langsung dilimpahkan ke UPPA Polres Malang.
"Masih kami mintai keterangan, karena baru saja dilimpahkan. Kami juga akan dalami apakah ada pelaku lain," ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum.
Diakui MR, aksi pencurian dilakukannya dini hari kemarin sekitar pukul 03.00. Saat itu ia baru saja nonton pertunjukkan kuda lumping di Desa Jatikerto, Kromengan, bersama dengan teman-temannya.
Usai nonton acara itu, teman-temannya langsung pulang. Sedangkan MR, memilih mampir ke Masjid Nurul Huda. Ia  berpura-pura istirahat dan tiduran. Padahal dari awal niatannya untuk mencuri uang dalam kotak amal.
Setelah mengawasi sekitar lokasi sepi dan tidak ada yang mengawasi, MR lantas beraksi. Bermodal sebuah obeng yang dibawa dari rumah, MR mencongkel tiga buah gembok. Kunci pertama dan kedua berhasil dibuka, baru ketika membuka gembok ketiga aksinya diketahui oleh warga.
MR yang kepergok tidak bisa mengelak. Ia pasrah ketika diamankan oleh warga. Termasuk saat diserahkan ke Polsek Kromengan beserta dengan barang bukti kotak amal.
Dalam pemeriksaan, MR mengaku butuh uang. Ia didesak oleh teman-temannya untuk mengganti vapor milik temannya seharga Rp 120 ribu. Karena tidak memiliki uang itulah, MR lantas merencanakan pencurian kotak amal.
"Saya sebetulnya tidak mau membeli vapor. Tetapi kalau tidak mau saya akan dipukuli oleh teman-teman. Karena terpaksa itulah, akhirnya nekat mencuri," tutur MR.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...