magista scarpe da calcio ER Ajukan Praperadilan? Silakan Saja


ER Ajukan Praperadilan? Silakan Saja


MALANG - Beberapa saat setelah diperiksa dan keluar dari Gedung KPK, Wali Kota Batu Edy Rumpoko menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan apa yang dituduhkan. Ia pun mempertanyakan apa maksud dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan terhadapnya.
Sikap tidak terima yang ditunjukkan wali kota yang akrab disapa ER ini dapat membuka kesempatan dirinya untuk melakukan tindakan pembelaan. Salah satunya, mengajukan praperadilan. Demikian disampaikan pakar hukum pidana Universitas Wisnuwardhana, Sigit Budi Santoso, SH, MH.
 “Pada prinsipnya, semua orang yang merasa ada tindakan hukum yang tidak benar dari negara melalui perangkatnya bisa mengajukan praperadlian,” tegas Sigit kepada Malang Post, Senin (18/9).
Ia menyampaikan, praperadilan sendiri sifatnya mengetahui hal-hal yang bersifat administratif dan prosedural. Misalkan, lanjut Sigit, untuk mengetahui apakah sebuah proses penangkapan atau sebuah operasi yang dilakukan penegak hukum sesuai aturan main atau tidak.
Lebih lanjut Sekretaris Dekan Fakultas Hukum Universitas Wisnu Wardhana ini juga menjelaskan, bahwa OTT memiliki arti yang jelas dalam KUHP. Yakni operasi pada seseorang yang tertangkap basah atau tertangkap tangan melakukan tindak pidana. “Tetapi OTT sendiri dalam KUHP memiliki 4 pengertian,” ungkapnya.
Sigit menerangkan, pengertian pertama adalah tertangkap saat melakukan tindak pidana. Kedua, tertangkap sesaat setelah melakukan tindak pidana. Ketiga, tertangkap sesaat setelah diserukan khalayak ramai bahwa ia pelakunya. Dan keempat, tertangkap sesaat setelah ditemukan benda atau barang bukti yang diduga keras dipakai untuk melakukan tindak pidana.
Dalam kasus ER, lanjutnya, perlu diketahui terlebih dahulu dari keempat pengertian tersebut. Apakah ada bukti yang mengarah ke dalam empat pengertian OTT tersebut.  “Jika memang, menurut pak Edy tidak ada bukti yang mengarah seperti itu, dia bisa saja melakukan praperadilan,” tegasnya.
Meski begitu, menurut Sigit apa yang dilakukan KPK dalam OTT ER tersebut, pastinya dilakukan dengan dasar dan pertimbangan jelas. Ia meyakini KPK pasti memiliki data dan bukti keterkaitan sehingga melakukan OTT. (ica/han)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top