Bertamu, Meregang Nyawa

 
MALANG – Masyarakat Dusun Durmo, Desa/Kecamatan Bantur, dini hari kemarin digemparkan dengan kematian Nazim, 53. Warga Dusun Karang Tengah, Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, Lumajang ini, ditemukan tanpa nyawa di rumah Haryono, warga sekitar. Dugaannya, korban meregang nyawa akibat sakit yang dialaminya.
“Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya. Korban meninggal dunia karena sakit liver dan jantung yang dialaminya. Itu dikuatkan dengan pengakuan istrinya (Kustiani, red) yang kali pertama menemukan,” jelas Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit.
Diperoleh keterangan, korban datang ke rumah Haryono, saudaranya pada Senin malam pukul dengan istrinya. Tujuannya untuk silaturrahmi, karena lama tidak ketemu. Ketika datang sama sekali tidak ada gejala dan tanda apa-apa.
Bahkan sehari menginap di rumah Haryono, juga tidak ada masalah apapun. Baru Selasa malam sekitar pukul 23.00, korban mengeluhkan sakit pada perutnya. Oleh istrinya, korban diminta untuk beristirahat di kamar.
Dini hari kemarin sekitar pukul 02.00, istrinya terbangun dari tidur untuk pergi ke kamar mandi. Saksi curiga karena korban tidur terlihat tenang. Padahal selama ini, ketika tidur korban selalu mendengkur.
Ketika diamati, ternyata korban sudah tidak bernyawa. Sontak istrinya langsung berteriak histeris hingga mengundang perhatian Haryono serta warga lainnya. Mereka berdatangan untuk memastikan apa yang terjadi.
Begitu mengatahui bahwa ada tamu yang meninggal dunia di rumah Haryono, warga lantas melaporkannya ke petugas Polsek Bantur. Selanjutnya petugas melakukan evakuasi dan olah TKP. Tidak ditemukan bekas tanda kekerasan di tubuh korban.
“Keluarga membuat surat pernyataan menolak untuk diotopsi. Jenazahnya pagi tadi (kemarin, red) langsung dibawa pulang ke rumah duka di Lumajang,” paparnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...