Tiga Kali Mencuri Kotak Amal

 
MALANG - Perbuatan yang dilakukan RU, remaja asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, sungguh keterlaluan. Bagaimana tidak, diusianya yang baru 15 tahun, ia sudah tiga kali mencuri kotak amal. Akibatnya, ia harus menjalani hukuman di balik rutan Polres Malang, sejak Selasa lalu. 
RU, diamankan warga setelah tertangkap tangan mencuri kotak amal di dalam Masjid Dusun Cendol Timur, Desa Ngadirejo, Kromengan. Bersama dengan barang bukti kotak amal, ia diserahkan ke petugas Polsek Kromengan. Namun karena usianya masih di bawah umur, usai diperiksa langsung dilimpahkan ke UPPA Polres Malang.
“Yang bersangkutan (RU, red) sudah kami limpahkan ke Polres Malang, karena masih anak-anak. Ia kami amankan setelah sebelumnya ditangkap oleh warga,” jelas Kanitreskrim Polsek Kromengan, Aiptu Hadi Pranowo.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan RU terjadi pada malam hari, ketika Masjid dalam kondisi sepi. Tersangka RU masuk ke dalam Masjid, lewat belakang. Ia kemudian masuk lewat pintu yang tidak terkunci.
Selanjutnya, setelah mengawasi kondisi sekitar sepi, tersangka mengambil kotak amal yang berisi uang sebesar Rp 284 ribu, kemudian buru-buru kabur lewat pintu belakang. Namun belum sempat kabur jauh, aksinya dipergoki oleh warga sekitar. Saksi lantas menangkap tersangka bersama dengan warga lainnya.
Ketika ditangkap, RU tidak bisa mengelak. Pasalnya ia kedapatan barang bukti kotak amal yang dicuri dalam masjid. Ia hanya pasrah ketika digelandang warga untuk diserahkan ke Polsek Kromengan.
Dalam pemeriksaan, tersangka RU mengaku tidak hanya sekali itu saja mencuri. Ia sudah tiga kali mencuri di masjid yang sama. Pertama ia mendapat uang Rp 50.000 yang habis digunakan untuk membeli jajan. Kedua berhasil mencuri kotak amal berisi uang Rp 250 ribu, yang kemudian dibelikan HP. Sedangkan ketiga kembali mencuri dan tertangkap oleh warga.(agp/jon)

Berita Lainnya :