magista scarpe da calcio Embat Uang Rp 15,7 Juta Milik Saudara Sendiri


Embat Uang Rp 15,7 Juta Milik Saudara Sendiri

 
MALANG – Demi keuntungan diri sendiri, wanita inisial KZR, 27, warga Tawanargo RT 51 RW 13 Karangploso Kabupaten Malang, tega mengambil uang yang bukan miliknya. SMH, wanita, 41, warga dusun Biro RT 52 RW 13 Tawangargo, kehilangan uang sebesar Rp 15,7 juta, yang ternyata digondol oleh KZR di TAK Darmawanita Tawangargo Karangploso.
Kapolsek Karangploso AKP Farid Fathoni menyebut, kejadian berawal dari aktivitas belajar mengajar di TAK Darmawanita, pada 9 September. “Korban sedang berada di sekolah, dan membawa tas berisi uang tersebut. Tersangka kemudian datang dan berbincang dengan korban. Dia tak curiga karena tersangka masih famili,” kata Farid kepada wartawan di Polsek Karangploso kemarin.
Sembari mengajak korban berbincang, tersangka menunggu momen yang tepat untuk mengambil tas tersebut. Kesempatan bagi KZR datang setelah seluruh guru dan murid keluar dari gedung sekolah. Dia langsung mengambil tas berisi uang tersebut dan melarikan diri. Betapa kagetnya SMH, ketika kembali ke gedung sekolah, dan mendapati tas berisi uang, hilang.
Panik, dia lalu melaporkan kejadian ini kepada Polsek Karlos pada 9 September lalu. Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan mendapat petunjuk dari hasil olah TKP dan memeriksa keterangan saksi. “Dari pemeriksaan, kita mencurigai salah satu orang yang ditemui korban di TAK,” ujarnya.
Setelah itu, pada Rabu 20 September lalu, anggota Reskrim Polsek Karangploso, mendatangi kediaman tersangka di Tawangargo. Pelaku tak bisa mengelak ketika digelandang oleh Reskrim Polsek Karlos. Pasalnya, barang bukti berupa uang masih ada di tangan tersangka. Dia langsung dibawa ke markas Polsek Karangploso untuk dimintai keterangan.
Akhirnya, korban pun datang ke kantor Polsek Karangploso. Dia kaget karena ternyata pelaku masih famili dengannya. Sehingga, dia akhirnya mencabut laporan polisi terhadap kejahatan ini, serta meminta kembali uang Rp 15,7 juta yang diambil oleh tersangka. “Korban mencabut laporan, dan mediasi dilakukan di markas Polsek Karangploso,” tutup Farid.(fin/lim)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top