Buron, Maling Burung Tajinan Ditangkap

 
MALANG - Pelarian Totok Harianto, 37, berakhir. Setelah lima tahun menjadi buronan polisi, warga Dusun Bendo Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan ini akhirnya berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Bululawang, Rabu malam. Ia ditangkap di sekitar Jalan Raya Bululawang saat berboncengan motor dengan temannya.
"Tersangka Totok ini sudah lama kami buru. Namun selama ini ia selalu berpindah tempat. Baru semalam (Rabu malam, red) ketika ada informasi keberadaannya, langsung kami tangkap," jelas Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Marghas.
Totok terlibat pencurian burung berkicau jenis Punglor, pada awal Oktober 2012 lalu. Saat itu ia beraksi mencuri dengan temannya Mulyadi (sudah menjalani hukuman, red). Burung Punglor dicuri di area Perumahan PG Krebet Desa Krebet Kecamatan Bululawang.
Aksi pencurian dilakukan sore hari sekitar pukul 16.00. Modusnya tersangka bersama dengan Mulyadi, berboncengan motor berniat untuk mencuri. Mereka keliling mencari sasaran. Ketika melintas di area Perumahan PG Krebet, mereka melihat ada burung Punglor yang ditaruh di teras depan rumah. Melihat situasi sepi, keduanya lantas memutuskan untuk mencuri.
Tersangka Totok bertugas menunggu di atas motor. Sedangkan temannya Mulyadi sebagai eksekutor. Namun aksinya tidak berjalan mulus, karena saat mencuri kepergok oleh korban yang kemudian diteriaki maling.
Mulyadi berhasil ditangkap massa. Sedangkan tersangka Totok yang melihat temannya tertangkap langsung kabur. Untuk menghindari polisi, tersangka Totok bersembunyi dengan berpindah tempat ke rumah temannya.
"Kami masih kembangkan kasusnya. Karena kemungkinan ada TKP pencurian lain," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Pakis, sembari mengatakan tersangka dititipkan ke tahanan Polres Malang.
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka mengaku sekali saja mencuri. Itupun katanya diajak oleh temannya Mulyadi. "Saya selama ini tidak kabur kemana-mana. Saya mencuri karena diajak oleh Mul (Mulyadi, red)," ucap tersangka Totok.(agp/lim)

Berita Lainnya :