KPK Periksa Orang Terdekat ER



Pasca penggeledahan empat obyek di Kota Batu dan Kota Malang terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Batu Edi Setiawan dan Filipus Djan, tim KPK diperkirakan terus melakukan analisa data secara mendalam.
Tidak hanya itu, dimungkinkan KPK akan mengembangkan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang ada di dekatnya. Seperti beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Batu serta orang terdekat yang setiap hari berhubungan langsung dengan ER, sapaan akrab Eddy Rumpoko.
Selepas meminta keterangan terhadap Junaedi, sopir ER, sumber Malang Post menyebutkan bahwa KPK bersiap untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang dekat ER. Salah satunya adalah sekretaris pribadi ER.
"Beberapa orang akan dimintai keterangan, karena mereka saksi yang ikut mencatat dan mengetahui aliran dana pada wali kota," ujar sumber ini.
Beberapa saksi rencananya akan diperiksa di Jakarta, namun ada saksi yang pekan depan akan dimintai keterangan di Mapolres Batu atau di Mapolda Jatim. Juru bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi masalah ini tidak memberikan jawaban.
"Sabar ya, ditunggu perkembangan penyidikannya, nanti kita akan buat rilis kalau ada perkembangan terbaru," ujarnya.
Sementara itu di Kota Batu masih terjadi pro kontra terkait dengan OTT Wali Kota Batu, bersama pejabat dan seorang swasta ini. Para pendukung ER lebih berani menunjukkan aksi dukung mendukung mereka ketimbang yang kontra ER.
Dalam grup-grup WA, lebih banyak pendukung ER membuat stiker dukungan, atau pun pernyataan sikap terkait dukungan mereka terhadap ER yang kini berada di dalam tahanan KPK. Tadi malam, ratusan pendukung ER menyalakan lilin secara bersama-sama dan mendoakan bapak tiga anak itu. Kegiatan ini tidak akan berhenti, namun akan tetap dilaksanakan berkeliling ke desa-desa di Kota Batu.
Sementara itu, dikabarkan Eddy Rumpoko sudah menunjuk Togar Manahan Nero sebagai pengacara. Togar pernah berhasil mendampingi kasus Pilkada Kota Batu, saat nama ER dicoret dari pencalonan, hingga ia menggugat ke PTUN Surabaya.
Hasilnya, PTUN akhirnya memenangkan ER, hingga nama ER kembali menjadi salah satu calon wali kota dalam Pilkada Kota Batu yang digelar 5 tahun lalu. Togar juga pernah melakukan pendampingan kasus ER di Jakarta tahun 2009, serta beberapa kasus lain.
Hanya saja saat ditelepon atau di-SMS oleh Malang Post terkait dengan langkah pendampingan terhadap ER, Togar masih belum memberikan respon. (dan/han)

Berita Lainnya :