Lima Bulan Buron

 
MALANG – Berakhir sudah pelarian Farid Anwar, 27 tahun, serta Wahyudi Efendi, 22 tahun Dusun Sumberayu, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. Lima bulan menjadi buron polisi, akhirnya berhasil dibekuk, kemarin. Keduanya diringkus Unit Reskrim Polsek Dampit, karena kasus pengeroyokan.
Korbannya adalah M Abdulloh, 28 tahun, warga Dusun Sukodono, Desa/Kecamatan Tirtoyudo. Korban dipukul, ditendang dan dibacok menggunakan sebilah sabit. Akibatnya selain mengalami luka memar, juga luka bacok di bahunya.
"Kedua tersangka ini kami tangkap terpisah. Pertama kami amankan adalah Farid Anwar di Pasar Hewan Dampit, sedangkan Wahyudi Efendi di rumahnya," jelas Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi.
Peristiwa pengeroyokan terjadi 3 April 2017 malam lalu, di Jalan Raya Perempatan Pajang, dekat pabrik Dwi Jaya, Dampit. Ceritanya, saat itu korban sedang mengemudikan mobil pikap. Bersama dengan teman-temannya, korban mengantarkan barang pindahan rumah Kiai Ali Imron.
Ketika melintas di sekitar lokasi, mobil yang dikemudikan korban menyalip mobil pikap bermuatan kambing yang dikemudikan oleh kedua tersangka. Mungkin karena tidak terima disalip, kedua tersangka mengejar lalu memotong jalan mobil korban.
Karena ada yang tidak beres, korban berhenti. Kedua tersangka juga ikut berhenti. Selanjutnya kedua tersangka turun dari mobil yang kemudian menghampiri korban.
Mereka marah-marah hingga akhirnya terlibat cek-cok mulut dengan korban. Ketika perang mulut itulah, salah satu tersangka langsung memukul korban. Sedangkan satu pelaku lagi, mengeluarkan sabit dan membacok korban mengenahi bahu.
Pengeroyokan baru berakhir, setelah warga datang untuk melerai. Kedua tersangka langsung pergi seperti orang tidak bersalah. Sementara korban yang tidak terina lantas melapor ke petugas Polsek Dampit.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menyelidiki dengan mencari keberadaan kedua tersangka. Setelah lima bulan, akhirnya keduanya berhasil ditangkap siang kemarin.
"Pengakuannya mereka mengeroyok korban karena terpancing emosi. Alasannya mobil tersangka diserempet oleh mobil korban," terang mantan Kasubag Humas Polres Malang ini.(agp/jon)

Berita Lainnya :