Diserempet Kereta, Terjungkal

 
MALANG - Pedagang Pasar Comboran dikejutkan dengan kecelakaan yang menimpa Supali, 53 tahun, warga Jalan Ki Ageng Gribig Gang 9, kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, kemarin. Pria yang sehari-hari berkerja sebagai tukang bentor (becak motor ini),  terserempet lokomotif dengan kode CC2030203, (24/9) pagi. Dari data yang dihimpun, Supali yang memang sering mangkal di wilayah pertigaan Jalan Prof Moch Yamin. Pagi itu ia sedang berjalan dari arah timur ke barat dan sudah tahu bahwa akan ada lokomotif melewati area pasar loak tersebut.
Petugas yang mengawal lokomotif pun juga sudah memperingatkan, namun Supali tetap tidak mengindahkannya.
"Sudah saya peringatkan kalau akan ada satu lokomotif lewat dan beliau hanya tersenyum," ungkap Imron pengawal lokomotif. 
Akibatnya, badan tengah lokomotif menyerempet punggung Supali dan langsung terpelanting dan terjungkal ke tanah. Korban menderita luka dan memar pada bagian wajah serta pendaharan keluar pada bagian hidung dan mulut.Kontan saja semua orang yang ada di dekat lokasi kejadian berteriak dan menolong Supali.
"Supali tadi hendak mengambil barang, namun mana tahu kalau akhirnya seperti ini. Dulu sering orang-orang memperingatkannya agar tidak seperti itu namun tetap tak digubris. Akhirnya lama-lama orang-orang juga membiarkannya, toh Supali juga selamat," papar Muhlis salah satu pedagang barang bekas di Comboran.
"Tidak ada laporan yang datang tentang kecelakaan ini, namun saya cukup berapresiasi karena masyarakat cukup tanggap untuk segera menghubungi ambulan dan mengevakuasi korban" jelas Kanit Laka Satlantas Makota Iptu Budi Junaedi saat dikonfirmasi oleh Malang Post. 
Menurutnya, saat ini korban sudah dalam perawatan medis di RSSA, pihaknya juga sudah menghubungi keluarga korban untuk memberikan informasi kejadian tersebut. (mg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...