Jalan Raya Ketapang Makan Korban

 
MALANG - Niatnya mau pulang ke rumah, namun justru maut menjemput Kariono, 55, warga Jalan Gadang Gang 17, Malang, Minggu malam. Ia mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ketapang, Kepanjen. Korban tewas dilokasi kejadian, akibat luka serius di kepala dan patah tulang kaki serta tangan.
Jenazahnya semalam (Minggu malam, red) langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan petugas Pos Laka Kepanjen sebagai barang bukti. 
"Untuk kasusnya masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi, korban meninggal dunia di TKP," ujar Kaposlaka Kepanjen, AKP Yizrieli Gena Pondan.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 18.00. Tepatnya di KM 06 - 07 Kepanjen - Kendalpayak. Berawal dari motor Yamaha Mio J nopol N 2027 IH, yang dikendarai Kariono melaju dari selatan ke utara. 
"Korban saat itu berniat pulang ke rumahnya," kata Gena. Ketika melintas di lokasi kejadian, dari arah berlawanan utara ke selatan ada mobil tak dikenal yang melaju dengan kecepatan tinggi terlalu berhaluan ke kanan.
Karena tidak ingin terjadi tabrakan, korban seketika menghindar ke kiri. Namun ternyata roda depan motor mengalami selip, karena jalanan yang basah akibat hujan. Lantaran tidak bisa menguasai setir, membuat motor oleng ke kanan.
Bersamaan dengan itu, dari arah utara ke selatan, melaju mobil Grandmax N 8030 BD, yang dikemudikan oleh Ngadiono Subekti, warga Jalan Kolonel Sugiono VIII, Kelurahan Ciptomulyo, Malang. Karena jarak cukup dekat dan sama-sama tidak bisa menghindar, akhirnya terjadi tabrakan.
Saking kerasnya benturan, membuat korban terpelanting dan jatuh ke media jalan. Akibat luka di kepala yang cukup serius, korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pengemudi mobil, sama sekali tidak mengalami luka. Warga sekitar yang mengetahui, lantas melaporkannya ke petugas Pos Laka Lantas Kepanjen. Jenazah korban lalu dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :