Pernikahan Dibatalkan, Sekeluarga Dibacok


NGAWI - Gara-gara gagal menikah, seorang pria nekat membacok keluarga kekasihnya. Pelaku, Mahmudi, 30, warga Ngawi ini melarikan diri setelah membacok empat orang, salah satunya Neni, 17, pacarnya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00, pelaku warga Dusun Pondok, Desa Macanan, datang ke rumah pacarnya, di Desa Dawung Kecamatan Jogorogo. Rupanya setelah bertemu, beberapa saat kemudian terjadi cek cok.
Diduga kesal, pelaku membacok empat orang di rumah tersebut. Mereka mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh dan dibawa ke RSI At-Tin Husada untuk menjalani perawatan intensif.
Empat korban yakni Neni luka robek di bagian leher, dua orang tua Neni yakni Prawiro, 82, luka di tangan kanan dan pelipis kanan luka robek dan Sumi, 45, luka leher kiri robek, jari tangan kiri putus dan telapak tangan kanan sobek.
Dan satu tetangga, Sumiyem, 45, luka robek tangan kiri. Kapolsek Jogorogo, AKP Budi Cahyono membenarkan peristiwa itu. Informasinya saat datang pelaku datang membawa kelengkapan persyaratan menikah.
Namun terjadi cek cok lantaran pihak keluarga wanita membatalkan pernikahan. “Pelaku ke rumah pacar, cek cok infonya. Orang tuanya tidak setuju dan sudah menjodohkan anaknya dengan pria lain,” kata Budi.
Dia menambahkan pihaknya masih mendalami peristiwa ini. Dan kini pelaku masih dalam pengejaran polisi. Polisi juga sudah memasang garis polisi di sekitar rumah korban. Sedangkan para korban menjalani perawatan intensif. (dk/mar)

Berita Lainnya :

loading...