magista scarpe da calcio Tembak Mati Begal Motor


Tembak Mati Begal Motor


SURABAYA - Polrestabes Surabaya terpaksa menembak mati dua pelaku perampasan motor yang kerap beraksi di wilayah Surabaya, kemarin. Menurut polisi, keduanya yang berinisial R dan M menggunakan modus memepet korbannya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, kedua pelaku langsung merampas motor. “Aksi kedua pelaku ini berhasil diketahui anggota kami yang langsung melakukan penghadangan,” ungkapnya.
“Pelaku yang berboncengan, melakukan perlawanan dengan senjata tajam,” ujarnya saat melakukan rilis di kamar jenazah RSUD dr. Soetomo Surabaya. Informasi yang dihimpun, keduanya adalah Rusli, warga Jalan Simomulyo Baru, Sukomanunggal dan Muzen, warga Jalan Karangasem, Ploso, Tambaksari.
Menurut Iqbal, kedua pelaku termasuk katagori penjahat raja tega. Mereka tidak segan-segan melukai bahkan membunuh korban dan polisi yang hendak menangkapnya. “Pelaku memang sudah menjadi incaran anggota,” tambah dia.
Sebelumnya, dua pelaku tersebut telah melakukan aksinya di tiga tempat di Surabaya, antara lain di Jalan Manukan Krajan, Waduk Prium Pondok Maritim Wiyung, dan di desa Rejosari, Benowo dengan modus pepet rampas.
Kali ini, pelaku melakukan aksinya dengan merampas motor. Menurut Iqbal, kedua pelaku tadinya hendak dilumpuhkan dan ditangkap hidup-hidup. Namun karena pelaku melawan, petugas melakukan SOP-nya.
“Kami sudah melakukan SOP, mengingatkan dengan tembakan ke atas. Alih-alih menyerahkan diri, pelaku malah melakukan penyerangan. Ketika pelaku mengancam nyawa petugas, dan atau masyarakat lainnya, kami melakukan tindakan tegas walaupun sampai meninggal,” urai dia.
Barang bukti yang diamankan polisi antara lain satu buah clurit besar, dua buah HP dan satu buah tas berisi narkoba milik pelaku. “Ini semua berkat ketelitian, kejelian, dan fighting spirit resmob untuk mengamankan kota Surabaya,” tambahnya. (dk/mar)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top