Hanya Tersinggung, Saudara Hendak Dibunuh


MALANG – Tersinggung, Faizi bin Moch Rois, 35, warga Desa Ketawang, Gondanglegi, mengancam akan membunuh saudaranya sendiri, yakni Sumiati, 38, warga Jalan Mayjen Sungkono, Desa Arjowuilangun, Kedungkandang.
Korban dikalungi celurit, lantaran tersangka tersinggung dengan perkataan korban. Untungnya perselisihan tersebut bisa cepat dilerai. Namun korban yang trauma dan ketakutan, memilih melapor ke petugas Polsek Tajinan.
Polisi pun lantas bergerak untuk mengamankan Faizi beserta barang bukti sebilah sabit. Diperoleh keterangan, aksi pengancaman yang dilakukan Faizi, terjadi Senin (25/9) sore sekitar pukul 15.00, di Desa Sumbersuko, Tajinan.
Saat itu, tersangka dan korban sama-sama datang ke rumah orangtuanya, Hj Rosidah, 60. Sebelumnya antara korban dan tersangka tidak ada masalah apapun. “Antara korban dengan tersangka ini masih kakak-beradik,” ujar Kapolsek Tajinan, AKP Sony Setyo Widodo.
Menurutnya, sebelum terjadi pengancaman, mereka masih ngobrol biasa. Namun tiba-tiba tersangka marah dan mengancam akan membunuh korban dengan sebilah celurit. Setelah tersinggung dengan perkataan korban, kalau tersangka memiliki banyak utang.
Beruntung ibu korban yang mengetahui, berhasil mencegahnya. Selanjutnya Faizi pulang, sedangkan korban yang merasa jiwanya terancam memilih melapor ke petugas Polsek Tajinan.
“Sekarang (petang kemarin) tersangka masih dimintai keterangan oleh anggota. Kasusnya masih didalami termasuk apa motif di balik pengancaman tersebut,” tutur mantan Kapolsek Pakis ini. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :