Tiga Penadah Ditangkap, Pelaku Utama Kabur

 
MALANG – Kasus pencurian accu di PT Greenfields Indonesia, yang terjadi awal Januari 2017 lalu berhasil terungkap. Unit Reskrim Polsek Ngajum, menangkap tiga orang penadahnya, kemarin. Sementara untuk pelaku utamanya masih menjadi buronan polisi.
Ketiga penadah yang berhasil diamankan adalah Didin Aris Sodikin, 43 tahun, warga Dusun Banaran. Wahyudi, 33 tahun, dan Kitono, 34 tahun, warga Dusun Sumberkunci, Desa Babadan, Ngajum. Barang bukti yang diamankan adalah satu buah accu Wheelloader merek Delkor, yang disita dari Didin.
“Masih ada dua pelaku lagi yang masih buron. Satu adalah pelaku utama dan satu lagi penadah. Identitas mereka sudah kami kantongi, saat ini masih pengejaran,” ujar Kanitreskrim Polsek Ngajum, Ipda Bambang Wijanarko.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian accu terjadi pada 6 Januari 2017 lalu. Ada lima buah accu milik PT Greenfields Indonesia yang dicuri. Pelaku masuk ke dalam area pabrik dengan cara masuk lewat pintu belakang.
Setelah berhasil mengambil accu, pelaku lantas kabur lewat jalan semula. Kasus pencurian itupun langsung dilaporkan ke Polsek Ngajum. Setelah hampir sepuluh bulan diburu petugas akhirnya berhasil mengungkap para penadahnya.“Mereka ini kami tangkap di rumahnya masing-masing, setelah ada bukti petunjuk,” tutur Bambang.
Dalam pemeriksaan, Kitono adalah orang yang kali pertama membeli accu. Ia mendapatannya dari SG, yang kini masih DPO seharga Rp 150 ribu. SG ini diduga sebagai pelaku utamanya.
Kemudian selang beberapa hari, Kitono menjual lagi accu curian tersebut kepada Didin. Ia menjualnya melalui Wahyudi dan HD, yang kini masih buron. Kitono menjualnya dengan harga Rp 500 ribu.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...