Ancam Bacok Tetangga

 
MALANG – Sumarno, warga Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, sejak Rabu pagi kemarin harus meringkuk dalam jeruji besi Polsek Tirtoyido. Pria berusia 40 tahun tersebut, dibekuk karena kasus pengancaman. Korbannya Imam Masudi, 29 tahun, tetangganya sendiri.
“Tersangka saat ini (kemarin, red) masih menjalani pemeriksaan penyidik Polsek Tirtoyudo. Motif sementara karena salah paham, namun masih didalami lagi,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.
Diperoleh keterangan, sebelumnya antara tersangka dengan korban ini tidak memiliki masalah. Mereka masih bertetangga dan sering ngobrol bareng. Perselisihan keduanya terjadi pada 18 Juli lalu, di Dusun Ardirejo, Desa Jogomulyan, Tirtoyudo.
Berawal ketika korban menanam kayu stek di area perbatasan tanah milik tersangka. Ketika menanam itu, Imam sama sekali tidak berbicara terlebih dahulu dengan Sumarno. Imbasnya, begitu mengetahui tersangka langsung marah-marah.
Dengan membawa sebilah bedog (sabit besar), tersangka mencari Imam. Begitu bertemu, Sumarno lantas marah-marah. Ia menantang duel dan mengancam akan membacok korban dengan bedog yang dibawanya.
Beruntung, karena perselisihian di tengah kampung, warga yang melihat langsung melerai. Keduanya kemudian diminta untuk pulang. Korban yang tidak terima, melapor ke Polsek Tirtoyudo. Sedangkan tersangka yang mengetahui dirinya dilaporkan, memilih kabur dan bersembunyi di rumah saudaranya.
Setelah dua bulan lebih, tersangka kembali pulang ke rumahnya. Ia menduga kalau kasusnya sudah selesai. Namun pulang, Sumarno langsung dijemput oleh polisi dan mengamankan barang bukti sebilah bedog.(agp/jon)

Berita Lainnya :