Kantor Kelurahan Cemorokandang Dibobol Maling

 
MALANG – Komplotan pencuri memporak-porandakan ruang kantor kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang. Dua buah laptop berisi data kependudukan serta satu LCD proyektor amblas. Lurah Cemorokandang, Ahmad Ridwan, 51 tahun, menyebut pelaku merusak teralis jendela belakang untuk masuk dan melancarkan aksi pencuriannya.
“Saya mendapat telepon pukul 07.20 WIB saat sedang berada di Stadion Gajayana. Saya langsung balik ke kantor dan melihat barang-barang sudah acak-acakan di lantai,” kata Ridwan kepada Malang Post, ditemui di kantornya sore kemarin. 
Dia menjelaskan, teralis jendela yang jebol, menjadi jalan masuk pencuri. Setelah masuk, pencuri membobol semua ruangan. Pelaku juga membuka lemari, laci dan tempat penyimpanan di kantor kelurahan.Ridwan menduga pelaku lebih dari satu orang. Dia menjelaskan, laptop yang hilang berisi data keuangan kelurahan, data kependudukan maupun data pertanahan.
Ridwan mengaku tidak khawatir dengan data kependudukan atau keuangan yang sudah masuk ke server Pemkot Malang. Pihak kelurahan bisa mengunduhnya dengan mudah. 
“Tapi, file kita kan bukan hanya file yang bisa diunduh dari Pemkot Malang saja. Ada banyak data yang belum disimpan secara daring,” kata Ridwan.
Dia menghitung kerugian yang dialami kelurahan mencapai Rp 20 jutaan. Kejadian ini diketahui kali pertama oleh Dadik Purwanto, Sekretaris Kelurahan Cemorokandang. Dia datang sekitar pukul 06.30 WIB dan kaget melihat ruangan kantor morat-marit. Dia menelepon kepala kelurahan lalu kepada polisi.
Tak lama, sekitar pukul 09.00 WIB petugas dari Polsek Kedungkandang dan Polres Makota datang ke TKP. Polres Makota mendatangkan Unit Inafis yang dipimpin Ipda Subandi dan Unit K-9 Aiptu Imam Mushon Ridho. Polisi melakukan olah TKP dan identifikasi serta menyelidiki area di sekitar kantor kelurahan.
“Kita lakukan olah TKP dan penyelidikan serta mengamankan barang bukti yang bisa dikumpulkan,” kata Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi. 
Barang bukti berupa tas laptop ditemukan sekitar 200 meter dari kantor kelurahan. Sementara itu, pencurian juga terjadi di MI Cemorokandang yang terletak tidak jauh dari TKP. Kepala MI Cemorokandang, Cahya Purnama 28 tahun bermaksud lapor ke kelurahan tentang pencurian televisi, kipas angin dan uang Rp 1,4 juta yang raib.(fin/jon) 

Berita Lainnya :