Tunangan Digoda, Bogem Bicara

 
MALANG – Terbakar api asmara, membuat Arvin Dwi Pranatha, 22 tahun, warga Desa Suko, Sumberpucung gelap mata. Ia menganiaya Koko Setyo Putro, 32 tahun, warga Desa Trenyang, Sumberpucung, Senin (25/9) lalu. Gara-garanya cemburu karena tunangannya digoda oleh korban.
Akibatnya, Koko mengalami luka robek cukup serius di kepala hingga mendapat perawatan medis di Puskesmas Sumberpucung. Sedangkan Arvin, selang dua hari setelah penganiayaan harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Sumberpucung. Korban melapor ke polisi, lantaran tidak terima dengan penganiayaan tersebut.
“Kami sempat melakukan mediasi antara korban dengan tersangka. Tetapi karena korban tidak terima dan minta diproses, akhirnya tersangka kami tahan,” ungkap Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman.
Sebelumnya, tersangka Arvin memang memiliki dendam dengan korban Koko. Setelah korban menggoda tunangan tersangka yakni Yuana, 19 tahun, warga Desa Trenyang. Di akun facebook milik Yuana, korban mengucapkan kata-kata sayang. Padahal antara korban dengan Yuana, hanya sebatas teman biasa.
Namun tersangka yang sudah terlanjur cemburu, menaruh dendam pada korban. Puncaknya pada Senin (25/9) lalu. Saat itu korban bersama dengan saksi Yuana dan keluarganya, mendatangi rumah tersangka untuk meluruskan permasalahan yang terjadi. Korban beritikad baik untuk meminta maaf.
Tetapi, begitu masuk rumah tersangka, korban malah disambut dengan pukulan menggunakan kunci kontak. Pukulan itu tepat mengenai kepalanya, karena tidak bisa menghindar. Korban pun langsung lari untuk menyelamatkan diri dan melaporkan ke Polsek Sumberpucung.
“Dari pengakuan tersangka, dia melakukan pemukulan karena terbawa emosi. Tersangka dendam karena terbakar cemburu, mengetahui tunangannya digoda,” jelasnya.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...