Beli Ganja, Dibui 4 Tahun

 
MALANG – Pengadilan Negeri Malang, kembali memutus bersalah, terdakwa kasus narkoba di Kota Malang. Ridho Henggar Prasetya 22 tahun warga Jalan Siwalankerto Tengah 96 RT 05 RW 02 Wonocolo Surabaya, divonis empat setengah tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Ridho Henggar Prasetya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menyimpan dan menguasai narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman dan tanpa hak menyimpan dan menguasai narkotika golongan 1 bukan tanaman,” kata Martaria Yudith K SH MH, hakim ketua sidang di PN Malang.
Mahasiswa kampus swasta di daerah Lowokwaru tersebut divonis 4,5 tahun, lebih ringan dari tuntutan jaksa yang ingin Ridho dipenjara 5 tahun. Sebelum tertangkap, Ridho mendatangi temannya di sebuah warung kopi belakang kolam renang GOR Delta Sidoarjo jalan Pahlawan. Dia membeli ganja seberat 4 gram dengan harga Rp 100 ribu dan satu poket sabu seharga Rp 600 ribu.
Ridho yang kesehariannya kos di Jalan Sunan Kalijaga Dinoyo, mendapatkan ganja dan sabu ini dari pengedar bernama Andika Zagita Dewa. Kendati demikian, niatan Ridho membeli ganja dan sabu sudah terendus oleh tiga personel Resnarkoba Polres Makota. Setelah transaksi dengan Andika, Ridho pulang ke Malang dan mendapat pesan dari anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.
Ridho mengaku memiliki sabu-sabu kepada polisi yang melakukan undercover buy. Tak lama, tiga personel polisi menggerebek rumah kosnya. Polisi menyita satu bungkus koran yang berisi narkotika jenis ganja. Polisi juga menggeledah Ridho dan menemukan satu klip sabu-sabu di dalam sebuah bungkus rokok.
Polisi juga menyita hape merk Xiaomi berwarna emas sebagai alat bukti transaksi antara Ridho dan Andika pengedar asal Sidoarjo. Sebelum tertangkap, Ridho sudah pernah membeli sabu-sabu dari Andika. Akibat perbuatannya, Ridho kini harus meninggalkan bangku kuliah, dan menjalani empat tahunnya di dalam penjara LP Lowokwaru.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...