Naik Motor Tanpa Surat, Digelandang

 
MALANG – KPM, pemuda berusia 25 tahun, Jumat malam lalu harus berurusan dengan polisi. Warga Kelurahan Penarukan, Kepanjen ini, diamankan karena kedapatan membawa sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa plat nomor.
“Yang bersangkutan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Pakisaji. Kasusnya masih didalami dan dikembangkan,” ujar Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.
Diperoleh keterangan, KPM diamankan di sekitar Jalan Raya Pakisaji. Saat itu, petugas sedang menggelar giat operasi kendaraan di jalan raya, untuk antisipasi tindak kejahatan. Seluruh kendaraan yang melintas dihentikan kemudian diperiksa kelengkapan surat-suratnya, termasuk KPM yang menggunakan motor pretelan.
Petugas yang curiga dengan kondisi motor, lantas memeriksanya. Semula KPM, mengatakan kalau surat-suratnya ketinggalan di rumah. Namun setelah diinterogasi, ia mengaku kalau motor yang kendarainya itu tidak ada suratnya.
Ia berdalih, motor tersebut dibeli dari seseorang beberapa bulan lalu. Selanjutnya untuk menghilangkan jejak, motor Yamaha Mio Soul tersebut dipreteli dan dirubah. Lantaran tidak bisa menunjukkan kelengkapan kendaraan, serta pernyataannya yang berubah-ubah itulah akhirnya polisi menggelandangnya ke Mapolsek Pakisaji.
Jika terbukti menguasai barang hasil kejahatan, maka KPM dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadah jo pasal 363 KUHP tentang pencurian. Saat ini, polisi masih mengembangkan dengan memburu pelaku utamanya.
“Berdasarkan keterangan sementara, KPM membeli motor itu lewat seorang temannya. Tetapi pengakuannya itu masih akan didalami lagi,” tuturnya.(agp/jon)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :