Gembong Curanmor Ditangkap di Depan Pasar Tumpang

 
MALANG – Tim Buser Reskrim Polres Malang, dini hari kemarin berhasil menangkap gembong curanmor. Tersangkanya adalah Tekad Sugianto, 31 tahun, warga Jalan Anggrek, Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang. Ia dibekuk setelah dua tahun ini namanya masuk dalam target operasi (TO).
Residivis ini, ditangkap di jalan raya depan Pasar Tumpang, saat mengendarai motor. Dari penangkapannya, polisi mengamankan empat unit sepeda motor hasil kejahatan. Adalah, sepeda motor Honda Supra X nopol N 4407 BO, Honda Supra Fit nopol N 4359 XR dan N 3952 HS, serta Honda Vario DK 4955 UL.
“Tersangka saat ini (kemarin, red) masih dikeler oleh anggota. Kasusnya masih kami kembangkan, untuk memburu pelaku dan barang bukti lainnya,” jelas Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Dikatakannya, bahwa tersangka Tekad ini sudah lama menjadi incarannya. Namun selama ini, Tekad selalu licin dan berpindah tempat untuk bersembunyi. Baru dini hari kemarin, ketika ada informasi tersangka berada di sekitar Pasar Tumpang, petugas langsung menyergapnya.
Ada lebih dari 20 TKP pencurian sepeda motor yang dilakukan tersangka Tekad ini. Namun yang sudah diakui baru 16 TKP. Rata-rata adalah di wilayah Kecamatan Tumpang dan Pakis.
“Selain mencuri motor dengan menggunakan kunci palsu, tersangka juga melakukan penipuan dengan modus gendam,” tutur Azi.
Semua aksi kejahatan yang dilakukan Tekad ini, terjadi sejak 2015 lalu dan terakhir pada 24 September 2017, di area sawah Dusun Ledoksari, Desa/Kecamatan Tumpang. Korbannya adalah Abdul Holik, warga Dusun Sumbersari, Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo.
Saat itu, korban yang sedang mengairi sawahnya didatangi oleh tersangka. Semula Tekad berpura-pura membantu dan mengaku warga sekitar. Kemudian ia meminta motor korban, yang selanjutnya dibawa kabur.(agp/jon)

Berita Lainnya :