Curi Walet Juragan

 
MALANG – Pagar makan tanaman. Mungkin ungkapan itu pas untuk SS Wati, warga Dusun Rekesan, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir. Bagaimana tidak, sudah diberi pekerjaan, namun ia malah mencuri di tempat kerjanya  PT. Audi Jaya Bio Walet, Desa Jedong, Wagir, Sabtu (30/9) lalu.
Akibat perbuatannya tersebut, ibu rumah tangga berusia 33 tahun inipun, harus berurusan dengan polisi. Setelah aksi pencurian yang dilakukannya, tertangkap tangan oleh Satpam perusahaan tempatnya bekerja. Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan dua kantong plastik berisi sarang walet basah.
“Yang bersangkutan sudah kami mintai keterangan dan mengakui perbuatannya. Setelah itu, langsung kami limpahkan ke UPPA Polres Malang,” terang Kanitreskrim Polsek Wagir, Iptu Sidik Anwari.
Diperoleh keterangan, Wati ini sudah lama bekerja di PT. Audi Jaya Bio Walet. Ia bertugas membersihkan gudang sarang walet. Entah apa karena bayarannya yang kurang, namun sejak empat bulan lalu mencuri sarang wallet.
Modus pencuriannya, tersangka mengambil sedikit demi sedikit sarang walet basah, untuk kemudian disimpan di dalam lokernya. Setelah terkumpul, baru oleh tersangka dibawa pulang. Selanjutnya dijual kepada seseorang, dan uang hasil penjualannya untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
Sudah empat kali Wati  mencuri sarang walet. Aksi pertama, kedua dan ketiganya berjalan mulus. Tidak ada satupun yang mengetahui aksinya. Baru aksinya keempat ketika hendak membawa pulang sarang walet, ketahuan oleh Satpam perusahaan yang lantas mengamankannya.
Wati tidak bisa mengelak. Pasalnya ketika digeledah, petugas menemukan dua kantong plastik berisi sarang walet basah. Selanjutnya beserta barang buktinya, Wati diserahkan ke petugas Polsek Wagir.
“Kami masih kembangkan kasusnya untuk memburu penadah sarang waletnya. Termasuk apakah pencurian yang dilakukan tersangka ini, ada orang lain yang ikut membantu,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Pakisaji ini.(agp/jon)

Berita Lainnya :