Perampok di Rumah Guru Ditembak

 
MALANG – Masih ingat dengan aksi perampokan yang menyatroni rumah seorang guru, H Saiful Afandi, warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, pada 31 Maret 2017 lalu. Satu dari delapan orang pelakunya, berhasil diamankan Tim Buser Polres Malang, akhir pekan lalu. Bahkan polisi terpaksa memberikan hadiah timah panas di kakinya.Tersangkanya adalah Abdul Sakur, 40, warga Dusun Sumber Kembar, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Ia ditangkap ketika berada di Indomaret Pal, Kecamatan Tirtoyudo. Barang bukti yang turut diamankan, satu unit sepeda motor Honda Beat, sebuah celurit dan satu buah HP merek Asus.
“Dia (tersangka, red) kami tembak kakinya karena melawan dan berusaha kabur, ketika akan ditangkap. Saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya dengan memburu pelaku lainnya,” jelas Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Aksi perampokan pada saat itu, terjadi dini hari sekitar pukul 02.00. Tersangka Abdul Sakur, serta tujuh orang temannya masuk ke dalam rumah korban lewat pintu depan. Semuanya bercadar dan membawa senjata tajam.
Begitu berhasil masuk, mereka lantas mendatangi korban di dalam kamar. H Saiful Afandi serta istrinya dibangunkan lalu dikalungi celurit. Korban diancam akan dibunuh jika sampai berani melawan ataupun berteriak. Para pelaku saat itu, meminta sejumlah uang dan perhiasan emas. 
Sekitar dua jam mereka beraksi. Selama itupula korban dan istrinya disekap. Para pelaku beraksi cukup lama, karena selain merampok barang berharga, mereka juga sempat menikmati makanan.
Begitu selesai, kawanan pelaku kabur lewat jalan semula dengan membawa kabur uang Rp 30 juta, satu unit sepeda motor, perhiasan seberat 50 gram dan HP. Tak lama setelah pelaku kabur, korban lantas berteriak minta tolong pada tetangganya. Kemudian melaporkannya ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan.
“Tersangka ini sudah lama kami buru. Begitu ada informasi dan petunjuk bahwa tersangka di Indomaret, anggota langsung menyergapnya,” tutur Azi.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...