Kapolres dan Waka Panggul Keranda Jenazah

 
MALANG – Kapolres Makota AKBP Hoiruddin Hasibuan dan Wakapolers Kompol Nandu Dyanata berjalan di depan rumah duka Jalan Kulon VI/930 Bareng Klojen, pagi kemarin. Kedua pundak mereka memanggul keranda jenazah dari Iptu (purn) Tamno, mantan anggota Sat Intelkam Polres Makota yang meninggal 2 Oktober kemarin.
Jenazah Iptu Tamno diantar langsung oleh Kapolres dan Wakapolres ke dalam ambulan untuk dimakamkan di TPU Kasin. Dengan penuh penghormatan, anggota Polres Makota yang takziah juga melakukan penghormatan kepolisian kepada jenazah perwira yang sudah diantar ke liang lahat. Hoiruddin mengucapkan duka cita mendalam bagi istri Iptu Tamno.
“Sabar ya bu, mohon diikhlaskan, saya dan anggota juga kehilangan. Beliau orang yang jujur dan rajin. Banyak anggota yang bercerita tentang beliau saat masih aktif berdinas,” kata Hoiruddin, menghibur keluarga Iptu Tamno di rumah duka.
Iptu Tamno meninggalkan seorang istri dan empat anak. Dia dikenal sebagai anggota Satuan Intelkam yang rajin dan tidak neko-neko.
Pria kelahiran Ponorogo tersebut, menetap di Malang di akhir karirnya sebagai polisi dan sering mendapat penghargaan. Iptu Tamno juga dikenal sebagai sosok yang loyal dan cerdas sebagai intelejen.
Karena itulah, para petakziah yang mengetahui kualitas dan kapabilitas Tamno, mengaku kehilangan. Kapolres berharap agar para anggota Polres Makota bisa meneladani etos dan kinerja Iptu Tamno dalam menjalankan profesi.
“Semasa hidup almarhum dikenal sebagai polisi yang baik. Kita harus meneladani beliau,” tuturnya.
Kapolres juga berdoa agar segala amal perbuatan baik dan teladan Iptu Tamno bisa melebarkan jalannya di akhirat.
“Doa kami semoga seluruh amal baiknya dicatat, diampuni dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” tutup Hoiruddin.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :