Menderita Tekanan Batin, Gantung Diri di Dapur


 
MALANG - Warga Dusun Jambangan RT 10 RW 02 Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (1/10) lalu sekitar pukul 19.00 WIB, gempar. Pasalnya, Sarpan, 67 tahun, ditemukan gantung diri di dapur rumahnya. 
Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mas'udi, S.H, M.H gantung diri yang dilakukan karena tekanan batin akibat tidak mendapat perhatian dari pihak keluarga.
“Dari informasi yang kita kumpulkan, sebelumnya korban memang menderita tekanan batin. Dengan akar permasalahan kurang diperhatikan oleh keluarganya,” ujar Iptu Soleh kepada Malang Post.
Korban nekat gantung diri saat keadaan rumah yang ditinggalinya dalam keadaan kosong. Saat kejadian, korban ditinggal anak dan menantu serta cucunya melihat karnaval di Kecamatan Wajak. Dalam kesehariannya, korban tinggal bersama keluarganya yang berjumlah tiga orang.
Saat dilakukan pemeriksaan pada diri korban tidak didapati luka akibat penganiayaan. Sementara pihak keluarga juga tidak menghendaki dilakukan outopsi terhadap jenazah.
“Pihak keluarga juga tidak menyetujui jika dilakukan outopsi dengan membuat surat pernyataan keberatan untuk dilakukan outopsi. Karena keluarga menyadari kejadian tersebut adalah suatu musibah,” terang Soleh.
Soleh mengimbau agar masyarakat tidak mencari jalan pintas untuk mengakhiri hidup. Karena menurut data, di tahun 2017 hingga bulan Oktober ini telah terjadi kasus gantung diri sebanyak dua kali di Kecamatan Dampit.
"Kita harus sadar bahwa perbuatan bunuh diri merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama dan merugikan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, memberi perhatian lebih kepada keluarga sangat penting. Apalagi jika terlihat dalam keluarga terdapat masalah,” pungkas Soleh. (eri/jon)

Berita Lainnya :

loading...