Ringkus Penadah Sarang Walet


MALANG -  Aparat Polsek Wagir hanya butuh waktu dua hari untuk menangkap penadah pencurian sarang burung walet yang dilakukan oleh Wati, warga Dusun Rekesan, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir.
Penadah tersebut adalah Yanto, 51, warga Dusun Sonosari RT 45 RW08 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. Dia diringkus anggota unit reskrim Polsek Wagir, Senin (2/10) dini hari di rumahnya. Hal ini diungkapkan Kanitreskrim Polsek Wagir, Iptu Sidik Anwari.
“Penangkapan tersangka penadah burung walet merupakan hasil dari proses pengembangan penyidikan terhadap Wati yang mencuri sarang burung walet di tempat kerjanya, PT. Audi Jaya Bio Walet, Desa Jedong, Wagir, Sabtu (30/9) lalu,” ungkapnya.
Modus pencurian yang dilakukan Wati sendiri, yakni dengan cara mengambil sedikit sedikit sarang burung walet ini lalu dikumpulkan dan ditaruh di loker kerjanya. Setelah terkumpul banyak, ia membawanya pulang dan menjual ke Yanto.
“Dari keterangan tersangka Wati ternyata telah melakukan transaksi sebanyak tiga kali dengan Yanto,” tegas dia.  Kasus pencurian yang dilakukan Wati dilimpahkan ke UPPA Polres Malang. Diketahui Wati telah melakukan aksinya sebanyak empat kali.
Menurut keterangannya, aksi pertama hingga ketiga berjalan mulus. Namun apes bagi Wati yang ketahuan melakukan aksinya untuk keempat. Ia ketahuan satpam perusahaan ketika hendak membawa pulang sarang walet.
Dari pencurian tersebut, perusahaan PT. Audi Jaya Bio Walet mengalami kerugian sebesar Rp 41 juta. “Wati dikenai Pasal 362 KUHP, sementara Yanto dikenai Pasal 480 KUHP," pungkasnya. (eri/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :