magista scarpe da calcio Hendak Gaya Malah Dipenjara


Hendak Gaya Malah Dipenjara

 
MALANG - Niatnya hanya sekadar untuk bergaya, namun justru membuat Yanto bin Marto, 63, harus meringkuk di balik sel Mapolsek Dampit. Warga Dusun Petungsigar, Desa Sukodono, Dampit ini, Rabu (4/10) malam diamankan karena memiliki senpi rakitan laras panjang.
Tersangka ditangkap saat sedang duduk santai di dalam rumahnya. Barang bukti yang diamankan, adalah satu senpi rakitan laras panjang, 56 butir amunisi kaliber 5,56 x 45 mm, serta sebuah tas senpi warna hitam.
“Pengakuannya senjata api tersebut, digunakan untuk berburu babi hutan. Namun kami tidak percaya, dan masih kami kembangkan,” ujar Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mas’udi.
Menurutnya, Yanto ditangkap di rumahnya, setelah ada warga yang laporan. Berdasarkan informasi tersebut, dipimpin Kapolsek Dampit AKP Amung Sri Wulandari langsung mendatangi rumah Yanto.
Ternyata benar, senpi rakitan laras panjang tersebut disimpan oleh tersangka di dalam kamar depan. Ketika diminta untuk menunjukkan surat izin kepemilikan tidak bisa, beserta dengan barang buktinya Yanto lantas digelandang ke Polsek Dampit.
Dalam pemeriksaan, Yanto mengatakan kalau senpi tersebut diberi oleh temannya bernama Ripin, yang bekerja di Irian. Yanto kemudian mengambil di rumah Ripin, untuk kemudian dibawa pulang ke rumahnya.
“Amunisi senpi tersebut sangat besar. Ia mengatakan baru sebulan itu menyimpan senpi di rumahnya. Ripin sendiri masih kami cari keberadaannya,” kata mantan Kasubbag Humas Polres Malang ini. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :