Gangguan Jiwa Jatuh ke Sungai


 
MALANG - “Pak awas pak, awas jatuh!,” teriak para pengendara motor di jembatan Muharto sungai Bango, pagi kemarin. Namun, teriakan itu tak berguna karena Suwadi, 43, warga Jalan Kolonel Sugiono 9B RT06 RW01 Malang, sedang berdiri di pagar jembatan lalu terjatuh.
Warga dan pengguna jalan beramai-ramai menghentikan motornya di pinggir jembatan. Mereka melihat Suwadi sudah tergeletak tak berdaya di dasar jembatan. Warga sempat melihat dari atas jembatan dan menduga Suwadi sudah meninggal. 
Namun, erangan Suwadi sesaat kemudian, membuat masyarakat panik. Karena, pria tersebut ternyata masih hidup walaupun terjatuh dari ketinggian kurang lebih 20 meter. Tak lama kemudian, tim SAR dan Polsek Kedungkandang pun datang ke lokasi. 
Para petugas turun ke dasar jembatan untuk menyelamatkan Suwadi yang sedang sekarat karena jatuh di atas bebatuan. Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi menyebut bahwa Suwadi tidak dengan sengaja menjatuhkan diri. 
“Dia terpeleset dari jembatan dan jatuh di bebatuan dekat sungai,” kata Suko kepada wartawan sore kemarin.
Suwadi memakai baju hitam dengan celana jeans berwarna biru tanpa alas kaki. Dia tergeletak tepat di karang batu pinggir sungai sembari merintih. 
Tim SAR serta kepolisian melihat badannya mengalami luka patah tulang, di bagian kaki. Luka juga terlihat di beberapa bagian punggung.
Tim relawan dan polisi turun ke dasar jembatan, lalu mengevakuasi Suwadi yang sudah lunglai. Suko menyebut pria tersebut mengalami gangguan jiwa atau mental.
“Dia mengalami depresi atau stres sehingga naik-naik di atas pagar jembatan. Karena tidak hati-hati, dia terpeleset dan terjatuh ke bawah,” sambungnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :