Gali Tanah Temukan 63 Butir Peluru

 
MALANG – Warga Dusun Sukorame, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, pagi kemarin geger dengan penemuan 63 butir amunisi aktif. Peluru yang kondisinya sudah berkarat tersebut, ditemukan terpendam dalam tanah. Belum diketahui jenisnya, namun tergolong peluru tajam.
“Kemungkinan peninggalan zaman dulu. Karena saat ditemukan kondisinya sudah berkarat. Tetapi kami masih tetap menyelidiki dan amunisi tersebut sudah kami serahkan ke Polres Malang,” terang Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mas’udi.
Penemuan amunisi tersebut berawal saat Supriyanto, 58 tahun, warga sekitar sedang menggarap sawah. Ketika menggali tanah dengan mencangkul, ia terkejut saat melihat ada benda aneh.Kemudian ia mengambil salah satu benda itu untuk diteliti. Begitu diketahui adalah amunisi, saksi lantas memberitahu ke perangkat desa.
Selanjutnya oleh perangkat desa, diteruskan dengan melapor ke petugas Polsek Dampit. Dipimpin Kanitreskrim, petugas lantas mendatangi lokasi. Untuk menghindari terjadi apa-apa, petugas membuat batas supaya warga tidak bisa mendekat.
Kemudian dibantu saksi, petugas kembali menggali tanah lebih luas. Saat itulah akhirnya ditemukan 63 butir amunisi aktif dengan ukuran 7,92 milimeter. Setelah tidak ada lagi amunisi yang ditemukan, petugas membawa barang bukti amunisi itu untuk diamankan.
“Kami masih mendalami dan selidiki. Apakah amunisi itu memang peninggalan zaman dulu ataukah ada seseorang yang sengaja menanam. Yang pasti, kondisi amunisi tersebut sudah berkarat,” tutur mantan Kasubag Humas Polres Malang ini.(agp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :