Nelayan Sendangbiru Hilang

 
MALANG – Seorang nelayan Pantai Sendangbiru, dikabarkan hilang saat memancing ikan sendirian di tengah perairan Tanjung Harapan (selatan Pulau Sempu, red), Sabtu petang lalu. Hanya perahu speed warna biru bertuliskan Mina Cilacap, milik korban yang berhasil ditemukan sekitar dua mil dari TPI Sendangbiru.
Hingga sore kemarin, korban yang diketahui bernama Andri Saputra, 37, warga Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini, masih belum ketemu. Satpolair Sendangbiru dibantu warga dan nelayan sekitar, masih berupaya melakukan pencarian dengan menyisir sekitar pantai dan lokasi.
“Belum ketemu. Barusan bersama dengan anggota dan tim lainnya melakukan penyisiran. Namun belum ada tanda-tanda tubuh korban ditemukan,” jelas Kasatpolair Sendangbiru, AKP Dwiko Gunawan.
Adalah saksi Rudi Suhartono, 37, warga sekitar sekaligus nelayan yang kali pertama menemukan. Sabtu siang sekitar pukul 14.00, ketika memancing ikan di sekitar perairan Tanjung Harapan dengan menggunakan perahu selerek, saksi mendapat kabar dari nelayan lain kalau ada perahu speed tanpa nahkoda.
Untuk memastikan informasi itu, saksi yang curiga lantas mendekati perahu speed tersebut. Ternyata benar, perahu speed itu terombang-ambing di tengah laut tanpa ada nahkodanya. Untuk mencari tahu apa yang terjadi, Rudi sempat mengitari sekitar lokasi namun tidak menemukan adanya tanda-tanda tubuh korban.
Lantaran meyakini bahwa korban tenggelam, saksi lantas membawa perahu speed itu ke Dermaga TPI lama. Selanjutnya ia memberitahu kejadian itu kepada warga dan nelayan lainnya. Baru kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, melaporkannya ke petugas Satpolair Sendangbiru Polres Malang.
Petugas yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi. Diperoleh informasi bahwa korban Andri sebelumnya berangkat sendirian untuk memancing. Kemungkinan saat memancing itulah, tubuhnya jatuh ke tengah lain. Karena tidak ada yang menolong akhirnya korban hilang tenggelam.
“Pencarian tubuh korban akan terus kami lakukan. Kami juga meminta bantuan nelayan jika mengetahui atau menemukan, untuk segera melaporkan,” ujar Dwiko Gunawan.(agp)

Berita Lainnya :

loading...