Pembunuhan Taman Rolak Divonis Sembilan Tahun

 
MALANG – Kejaksaan Negeri Malang sudah melakukan penuntutan kepada tiga tersangka di bawah umur pelaku pembunuhan Taman Rolak. Hasilnya, tiga remaja inisial SFS 16 tahun warga Kalisari RT 06 RW 02 Wonokoyo, DNS 16 warga Kalisari RT 03 RW 02 Wonokoyo dan RD 17 tahun Jalan Muharto VB RT 05 RW 06 Kotalama, divonis 9 tahun 8 bulan.
Kasi Tipidum Kejari Malang, Ubaydillah menegaskan proses persidangan terhadap tiga remaja tersebut selesai minggu lalu. 
“Tepatnya hari Kamis minggu lalu, proses sidang selesai dan mereka divonis 9 tahun 8 bulan. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa 10 tahun,” kata Ubaydillah kepada wartawan di kantor Kejari Malang, siang kemarin.
Dia mengatakan, para remaja tersangka pembunuhan Taman Rolak, dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Walaupun pasalnya berat, mereka dilindungi UU Perlindungan Anak. Sehingga, tuntutan dan vonis mereka, separuh dari total hukuman terhadap orang dewasa dengan pasal yang sama.
“Jika orang dewasa kena 20 tahun, maka anak-anak yang melakukan kejahatan yang sama kena setengahnya,” tegas Ubaydillah. 
Dia menyebut proses penyidikan, penuntutan dan vonis berjalan cepat karena ada batas waktu untuk untuk kasus kejahatan dengan pelaku anak-anak. Hanya dalam waktu satu bulan sejak penangkapan, mereka langsung divonis hakim PN Malang, Rightmen Situmorang.
Ubaydillah menjelaskan, jaksa Isye Sufradani yang menangani kasus ini, menyebut para tersangka anak-anak tidak hanya dikenakan pasal 340 KUHP. Ada pula pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa dan 170 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.“Akhirnya hakim pakai pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” kata Ubaydillah.
Terkait tiga tersangka lain, yaitu Yani Dedik Saputra alias Fanny, M Taufik dan Mas’ud, Ubaydillah mengatakan berkas mereka akan diproses sebagai orang dewasa. Sehingga, penyidik maupun kejaksaan masih punya waktu lebih panjang, untuk mempersiapkan berkas ketiganya sebelum diproses persidangan PN Malang.
Keenam orang tersebut, adalah tersangka pembunuh pemuda bernama Zainuddin 21 tahun di Taman Rolak Kedungkandang. Zainuddin dibunuh secara berencana, dan dieksekusi di Taman Rolak dengan cara dicoblos lehernya memakai pisau. Para tersangka dewasa, terancam hukuman minimal 20 tahun.(fin/jon)

Berita Lainnya :