Sopir Truk Nyabu


Tersangka Sumihadi alias Negro, budak narkotika sabu-sabu yang diamankan Satuan Reskoba Polres Malang.

MALANG - Satuan Reskoba Polres Malang, awal pekan lalu menangkap seorang pengguna sabu-sabu (SS). Tersangkanya adalah Sumihadi alias Negro, 57 tahun, warga Jalan Panglima Sudirman, Gang Manunggal, Kecamatan Klojen. Ia dibekuk di SPBU Metro Talangagung, Kepanjen.
Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan sepoket SS terbungkus plastik transparan dan sebuah HP. Saat ini, polisi juga masih mengembangkan kasusnya dengan memburu pengedarnya berinisial ED, asal Kota Malang.
"Tersangka kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara," jelas KBO Reskoba Polres Malang, Iptu Suryadi.
Penangkapan Negro ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan kalau ada rencana pesta sabu-sabu di wilayah Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari. Petugas lantas melakukan penyelidikan dan penghadangan di sekitar Talangagung, Kepanjen.
Ketika tersangka melintas, petugas yang sudah mendapat ciri-cirinya langsung menyergap. Semula Negro tidak mengaku membawa SS. Namun setelah digeledah dan ditemukan sepoket SS, ia tidak lagi bisa mengelak.
Dalam pemeriksaan Negro mengaku sudah empat kali ini mengkonsumsi SS. Bapak dua anak dan satu cucu ini, mendapatkan SS dari seorang temannya asal Kota Malang. Sepoket dia membeli barang dengan harga Rp 400 ribu.
Pertama ia memesannya melalui telepon. Kemudian setelah barangnya ada, lalu janjian di suatu tempat. Baru kemudian mereka transaksi di jalan.
"Saya mengenal sabu-sabu dari teman. Kemudian mengkonsumsi SS itu sejak akhir 2016 lalu. Tidak untuk dijual, tetapi dipakai sendiri," tutur tersangka Negro.
Pria yang bekerja sebagai sopir truk antar kota ini, mengatakan kalau dirinya mengkonsumsi SS karena ingin menenangkan pikiran. Selain itu juga supaya badannya sehat terus tidak loyo. "Yang paling penting bisa kuat begadang,"  katanya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :