Berwisata ke Batu, Mahasiswa Asing Kemalingan


BATU - Sempat mereda beberapa saat setelah pelaku pecah tertangkap, aksi kejahatan pencurian bermodus pecah kaca kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah pasangan suami istri dari Libya, Abdullah Swie, 59 dan Jumana Awiety, 53 tahun yang sedang berwisata ke Kota Batu.
Kedua mahasiswa S3 Jurusan Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ini saat peristiwa terjadi sedang Salat Dhuhur di Masjid Al Huda, Jalan Soekarno, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo.
Mobil Suzuki Karimun milik korban diparkir di depan Masjid. Di dalam mobil ini terdapat sebuah tas berisi sebuah tab, HP, passport, Kartu Mahasiswa, kacamata lensa dobel, uang tunai Rp 1,5 juta.
 “Saat itu, mobil diparkir di depan Masjid Al Huda, Jalan Soekarno, keduanya sedang Salat Dhuhur berjamaah,” ujar Heri Safrudin, penerjemah kedua pasangan ini.
Menurut Heri, keduanya berjamaah kurang lebih 15 menit, sesaat masuk ke dalam masjid, keduanya tidak melihat ada gelagat orang yang mencurigakan.
Namun usai Salat Dhuhur, kedua pasangan suami istri melihat kaca kendaraan pintu sebelah kiri pecah dan tas milik korban yang berada di atas jok mobil pun ikut lenyap.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Dzaki Dzul Karnaen membenarkan ada kejadian pencurian dengan pecah kaca mobil  di depan Masjid Al Huda. Saat ini pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya.
“Kepada polisi, korban mengaku kehilangan tas yang berisi Laptop dan HP yang ditaruh di dalam  mobil. Saat itu korban sedang menjalankan Salat Dhuhur di Masjid,” ujar Dzaki.
Ia berpesan kepada para pengguna mobil untuk tidak meninggalkan barang berharga didalam mobil saat ditinggalkan dalam waktu yang relatif lama. (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :