Polisi Narkoba Bekuk Empat Mahasiswa

 
MALANG - Mahasiswa menjadi sasaran empuk peredaran narkoba Kota Malang. Empat mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta Kota Malang, diciduk di tiga TKP yang berbeda dan kedapatan memiliki ganja dengan berat total kurang lebih 390 gram. 
Mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun akibat keterlibatannya dalam jaringan peredaran ganja. KBO Satnarkoba Polres Malang Kota (Makota), Ipda Bambang Heryanta menyebut para pelaku masih aktif sebagai mahasiswa. 
“Semuanya laki-laki. Satu pengedar dari PTN, satu pengedar dari PTS,” kata Bambangnya.
Empat pelaku yaitu Hutama Rifaan Yuli Susanto, 20, kos di Jalan Joyo Suko Gang II Malang. Dia tertangkap di depan SPBU Tlogomas. 
Lalu Raka Fitrada Putra, 18, diciduk di rumah kos Jalan MT Haryono Gang XIII A Malang. Dua pelaku M Heru Saputra, 22, asal Kutai Kertanegara dan M Juza Mainangi, 23, asal Balikpapan dicokok di tempat tinggalnya, Perumahan Pertama Jingga blok Kelapa Malang.
M Juza dan M Heru diduga menjadi pengedar dan penyalur ganja karena banyaknya barang bukti yang disita di rumah Permata Jingga. Dari penggerebekan akhir September lalu, polisi menyita ganja seberat 331,98 gram dan satu bungkus plastik gana 23,01 gram dari Heru. 
Sedangkan, Hutama dan Raka tertangkap membawa ganja seberat masing-masing 27,03 gram dan 5,8 gram. M Juza juga diduga kuat sebagai ujung tombak jaringan ganja karena dia menjadi pelaku yang melakukan transaksi dengan pengedar kelas kakap. 
“Pelaku MJ (Juza) melakukan transaksi dengan pengedar yang kini DPO. Mereka pakai transaksi tangan ke tangan, tidak pakai model ranjau,” tegas Bambang.
Kali terakhir, Juza membeli satu garis ganja dengan harga Rp 1 juta. Bambang menyebut pengedar berasal dari Jawa Timur bagian barat.
Dia menambahkan, selain pelaku pengedar, para pelaku lain mengaku mengisap ganja demi gaya hidup dan pergaulan. Mereka ingin tampil keren di kalangan mahasiswa kampus.
“Mereka ingin bergaya di kalangan mahasiswa, mereka ingin gaul. Mereka tidak pakai di kampus tapi mengisap ganja di dalam rumah,” ujarnya.
Para pelaku, dikenakan pasal 111 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (fin/mar)

Berita Lainnya :