Perangkat Desa Digerebek Main Judi

 
MALANG - Jangan bergerak! Teriakan anggota unit reskrim Polsek Dampit terdengar ketika menggerebek sebuah rumah di Desa Pojok, Dampit, Rabu (11/10) malam. Penggerebekan dilakukan karena dalam rumah tersebut dijadikan tempat bermain judi dadu.
Hasil dari penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang bandarnya, yakni Wakidi, 52, warga sekitar. Ironisnya lagi, tersangka ini diketahui sebagai perangkat desa setempat.
“Yang bersangkutan masih kami mintai keterangan. Barang bukti yang kami amankan adalah seperangkat alat judi dadu serta uang sebesar Rp 550.000,” ujar Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mas'udi.
Menurutnya, penggerebekan arena judi dadu ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga resah dengan adanya judi di dalam rumah Wakidi, yang digelar setiap malam. Apalagi, Wakidi diketahui sebagai perangkat desa.
Berangkat dari laporan itulah, petugas lantas melakukan penyelidikan. Ternyata benar, di dalam ruang belakang rumah tersangka digelar judi dadu. Tidak menunggu waktu lama, petugas lantas menggrebeknya.
“Sebetulnya yang menjadi penomboknya banyak. Namun mereka kabur ketika mengetahui kedatangan kami. Hanya bandarnya saja yang berhasil kami amankan,” tutur mantan Kasubbag Humas Polres Malang ini.
Dalam pemeriksaan, Wakidi mengaku kalau baru semalam itu menggelar judi dadu. Itupun hanya sekadar iseng karena kebetulan tetangganya sedang berkumpul. Akhirnya untuk menunggu waktu luang, mereka menggelar judi dadu. (agp/mar)

Berita Lainnya :