Indomaret Terbakar


BATU - Warga serta pengguna jalan yang kebetulan melintas di Srebet, Desa Pesanggrahan, Kamis (13/10) sekitar pukul 23.30 dikejutkan kepulan asap hitam pekat bercampur warna merah keluar dari Indomaret. Saat itu toko modern ini dalam kondisi tutup, rooling door toko tertutup dan tidak ada satu pun pegawai yang ada di salah satu toko.
Menurut Subandi, 54 tahun, penjual makanan yang lokasinya tepat berada di depan Indomaret ini menuturkan, sebelum muncul kepulan asap hitam terdengar ledakan sebanyak tiga kali.
"Awalnya terdengar ledakan duss, beberapa menit kemudian terdengar ledakan lagi tapi suaranya seperti ada orang menutup pintu mobil, baru kemudian ada satu ledakan lagi yang suaranya agak keras," terang Subandi.
Melihat itu, Subandi yang saat itu bersama istri berinisiatif menelepon karyawan Indomaret yang keseharian memang menjadi langganan di warung miliknya. Tidak hanya itu, Subandi mendatangi satu karyawan yang kost tidak jauh dari TKP, namun ternyata karyawan itu sudah pindah ke Indomaret yang lain.
Hingga akhirnya Subandi balik ke tempat kejadian perkara. Saat itu, sudah ada pegawai Indomaret yang di depan toko, membuka pagar yang menutup rooling door. Baru kemudian rolling door dibuka.
"Asapnya sangat pekat hitam, saya tidak berani masuk ke dalam ruangan, setelah keluar semua, akhirnya kita siram dengan peralatan seadanya sampai dua kali, kemudian PMK datang," ujar Subandi.
Saat itu menurut Subandi api tidak begitu besar, namun asap hitam yang sangat pekat membuat semua barang yang ada di dalam toko tidak terlihat.
PMK dan BPBD baru mendapatkan laporan kejadian ini sekitar pukul 00.30, diduga kebakaran ini terjadi karena arus pendek dari instalasi komputer kasir yang merambat ke instalasi AC dan CCTV.
PMK mengerahkan tiga unit mobil PMK untuk memadamkan kebakaran ini. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 90 juta dengan rincian kerugian materiil 4 buah AC, komputer kasir, dua layar monitor dan barang dagangan.
“Kita lakukan pemadaman dan pembahasan dengan menggunakan 3 mobil PMK, penyebabnya karena konsleting arus pendek dari instalasi computer kasir,” ujar Subandi. (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :