Ngantuk, Dihantam Calya


 
MALANG - Ini menjadi pelajaran bagi pengendara mobil atau motor. Kalau mengantuk, lebih baik berhenti di pinggir jalan, dan beristirahat sejenak. Daripada bernasib sama seperti Masud Cholil, 63, warga Jalan Pungkur Argo RT05 RW08, Lawang.  
Kemarin, ia mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditabrak mobil Toyota Calya, P 1312 EF di Jalan Dr Cipto Malang, pukul 06.00, kemarin. Motor yang dikendarainya, Honda Revo, N 3092 GL remuk bagian depannya.
Kanit Lantas Polsek Lawang, Ipda Hariono mengatakan korban yang melaju dengan kecepatan sedang dari arah Malang, sedang dalam kondisi mengantuk.
“Kita masih belum mengetahui pasti penyebab kecelakaan terjadi,” katanya. 
Dugaan sementara, lanjut dia, korban tak bisa menguasai laju kendaraan karena mengantuk. Dari oleh TKP, diketahui Honda Revo yang dikendarai Masud sempat kemudian menabrak rantai penutup jalan dan masuk ke jalur yang berlawan arah. 
“Saat korban masuk ke arah yang berlawanan tersebut, secara bersamaan ada mobil Toyota Calya yang berjalan berlawanan arah. Mobil itu menghantam motor yang dikendari Masud karena sudah sangat dekat,” jelasnya. 
Sedangkan Nonong Junaidi, 36,  warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo tidak bisa menguasai kemudinya karena posisi kendaraan yang disetirnya sudah terlalu terlalu dekat. Sehingga membuat tabrakan antar keduanya tidak terhindarkan.
Masyarakat pengguna jalan yang melintas pun menghentikan kendaraannya dan menolong korban. Sedangkan beberapa diantaranya mengatur arus lalu lintas yang macet mendadak macet hingga beberapa jam.
“Akibat dari tabrakan itu, korban mengalami luka di kepalanya. Korban yang sempat bertahan, meninggal dunia  saat perjalanan ke RS BKIA Siti Mariam, Lawang,” terangnya.
Sementara kedua kendaraan sudah diamankan di Polsek Lawang untuk penyelidikan lebih lanjut. (eri/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :