Kebutuhan Perwira Makota Mendesak

 
MALANG - Polres Malang Kota (Makota) membutuhkan tambahan perwira untuk melaksanakan tugas pokok di lingkungan hukum Malang Kota. Pasalnya, jumlah bintara setingkat Aiptu di lingkungan personalia Polres Makota lebih dari 373 orang, dibandingkan dengan perwira yang hanya berjumlah 28 orang.
“Bahwa kebutuhan akan perwira sangat perlu, terbukti dari data personalia Polres Makota, ada 373 Aiptu, sedangkan Ipda 28 orang,” kata Kabag Sumda Polres Makota, Kompol Tutik Darmandari di Polres Makota kemarin. 
Karena itulah, Polres Makota menghelat pembinaan dan pelatihan assessment seleksi Perwira Alih Golongan (PAG) bagi bintara yang menduduki jabatan perwira. Dihadiri oleh bintara senior dari seluruh jajaran Polres Makota dan lima Polsek, Tutik menyebut bahwa assessment test adalah upaya menggali kemampuan pribadi para bintara. 
Dia mengatakan, PAG sama dengan Sekolah Alih Golongan (SAG) yang mempromosikan bintara polisi menuju perwira. “PAG itu dulu disebut SAG. Bagi para bintara yang mendaftar SAG, tidak perlu khawatir tentang penempatan sebagai perwira,” katanya. 
“Para calon pendaftar seleksi PAG cukup fokus pada persiapan menghadapi assessment test agar lulus menjadi perwira polisi,” sambung perwira ini. Assessment test meliputi beberapa kelengkapan persyaratan administrasi serta rekomendasi. 
Antara lain, kesehatan fisik, psikotes, kesamaptaan jasmani, bebas permasalahan dari Propam Polda hingga surat keterangan bebas narkoba dari Satkes Polri. Tutik berharap, akan ada banyak bintara Polres Makota yang promosi ke perwira untuk meningkatkan kinerja dan sistem komando polisi di Malang Kota.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Makota, AKP Nunung Anggraeni mengatakan bahwa assessment adalah uji kompetensi bagi para bintara yang akan dipromosikan ke tingkat perwira. Dia mengatakan, assessment test tak jauh berbeda dengan pembuatan Naskah Karya Perorangan (NKP). (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :