Bandar Pil LL Ditangkap


MALANG - Setelah berhasil membekuk residivis curat, Unit Reskrim Polsek Bululawang berhasil mengamankan bandar pil LL kelas teri, Anas Fahrudin alias Bajul, 21 tahun, warga Desa Krebet, Kecamatan Bululawang. Ia diamankan dengan barang bukti sebanyak 6600 butir pil LL di kontrakannya di Jalan Danau Sentani, Kota Malang, Selasa (17/10) pukul 01.00 WIB.
Dalam menjalankan aksinya, Anas memiliki beberapa tangan sebagai pengedar dengan sasaran pelajar di wilayah Bululawang.
"Penangkapan tersangka merupakan hasil dari pengembangan RM yang masih berusia 17 tahun di rumahnya di Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang. Dimana RM sebagai tangan dari Anas Fahrudin sebagai penjual obat terlarang kepada para pelajar," ujar Kapolsek Bululawang Kompol H. M. Supari S.Pd  kepada Malang Post.
Dijelaskan Supari, dari pengakuan RM sudah menjalankan pekerjaannya sebagai kurir pil koplo sudah tiga bulan.
"Selama tiga bulan tersebut, setiap minggunya RM menyetorkan hasil jualan ke Bajol sebesar Rp 600 ribu dari total 600 butir yang dijualnya," bebernya.
Dalam mengedarkan barang haram tersebut, RM menjualnya di cafe-cafe yang biasa menjadi tempat pelajar nongkrong. Saat penangkapan, Unit Reskrim Polsek Bululawang berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 700 butir pil koplo. Untuk satu box berisi 1000 butir, yang kemudian dipecah lagi setiap 100 butirnya dijual Rp 100 ribu. Setalah itu, RM menjualnya kembali dengan harga Rp 10 ribu tiap tujuh butir kepada para pelajar.
Menurut Supari, pelaku sudah menjadi target operasi Polsek Bululawang sejak lama. ‘’Dari informasi yang kita dapatkan tersangka utama Anas Fahrudin sudah lebih dari satu tahun menjadi pengedar di wilayah Bululawang. Sedang untuk barang haram yang dimiliki tersangka didapatnya di stasiun Kota Baru dengan inisial HO. Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan terhadap HO yang telah masuk dalam daftar pencarian orang," tegas pria yang pernah menjabat Kapolsek Sumberpucung ini.
Dari tertangkapnya Anas Fahrudin dan RM yang masih dibawah umur, Polsek Bululawang berhasil menyita 6600 butir pil LL, satu HP merk Oppo A37 warna putih, satu HP merk Samsung gt05t, satu HP merk Blackbery Gemini, satu HP Samsung V duos dan uang tunai dari hasil setoran pil sebasar Rp 4.2 juta, satu dompet kulit warna coklat dan tas cangklong warna merah merk tracker.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersangka dikenakan Pasal 196 atau 197 undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan untuk kasus obat-obatan terlarang dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun," tandasnya. (eri)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...