Ratusan Kendaraan Dirazia


MALANG – Satlantas Polres Makota menilang ratusan kendaraan bermotor dalam operasi selama dua hari terakhir. Setelah menghelat operasi di simpang lima ITN Senin lalu, Satlantas kembali merazia kendaraan-kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas di Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Malang Jalan S Supriyadi Sukun. Total, ada 375 kendaraan yang dioperasi dari dua hari razia.
Kasatlantas Polres Makota, AKP Ady Nugroho mengatakan, operasi menjaring 140 kendaraan, dengan 25 kendaraan yang tidak membayar pajak alias STNK mati. Sementara, 115 pengendara melanggar aturan lalu lintas.
“Untuk penindakan, kita menyita 115 barang bukti, yakni 95 STNK roda dua, 9 SIM serta 11 kendaraan roda dua yang tidak bisa menunjukkan surat-surat,” kata Ady kepada Malang Post, usai memimpin operasi sore kemarin di Samsat.
Sementara, operasi polisi di simpang lima ITN menjaring 235 kendaraan. Ada 149 STNK yang disita, 75 SIM serta 11 kendaraan roda dua bodong tanpa surat. Menurut Ady, tujuan utama operasi dan razia adalah peningkatan kesadaran lalu lintas masyarakat. Selain itu, Satlantas Polres Makota juga menerima laporan tentang tunggakan pajak kendaraan bermotor dari Badan Pendapatan Daerah (BPD) Provinsi Jatim.
“Pengendara kendaraan bermotor yang menunggak pajak STNK langsung kita wajibkan membuat pernyataan untuk membayar pajaknya yang tertunggak. Itu hanya berlaku bagi yang belum sanggup bayar pajak. Mereka tidak kena sanksi tilang dari Satlantas,” jelas perwira dengan tiga balok emas di pundaknya itu.
Sementara itu, Endang Budihati, Kepala UPT BPD Provinsi Jatim mengatakan bahwa Samsat terus menggerakkan grafik pajak provinsi dari kendaraan bermotor. Dia mendukung penuh upaya razia dari Satlantas Polres Makota. Dengan demikian, para pengguna kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, bisa tepat waktu bayar pajak.
“Bagi kami ini adalah cara yang efektif untuk menjaga ketepatan waktu membayar pajak daerah,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :