Dua Pemuda Jambret Digebuki


 
MALANG – Dua jambret asal Malang Selatan digebuki warga. Keduanya terciduk masyarakat Jalan Letjen S Parman Glintung Blimbing, setelah mencoba menjambret Galuh Cempoko, wanita 30 tahun warga Jalan BS Riadi Gang VIII Malang. 
Belum sempat lari setelah merampas tas di depan Hartono Elektronik, keduanya gembuk dihajar warga. Dua adalah Amengku Aji, 26, warga Desa Kedok RT05 RW03 Turen dan Muchammad Choirul Huda, 25, warga Putat Kidul RT 01 RW 01 Gondanglegi. 
Awal Oktober lalu sekitar pukul 18.00 WIB, korban Galuh sedang mengendarai motor dari arah Glintung menuju pertigaan Ciliwung.
“Saat itu muncul dua pelaku yang naik sepeda motor berboncengan, menyalip korban,” kata Kapolsek Blimbing, Kompol Slamet Riyadi..
Sesaat setelah menyalip, Choirul Huda yang dibonceng, mengeluarkan silet. Dia lalu menyayat tali tas cokelat merek Juice yang dicangklong oleh Galuh. Kaget karena tasnya terampas, Galuh melakukan perlawanan. 
Dia mengebut dan mengejar dua pelaku yang ngibrit ke arah pertigaan Ciliwung. Belum sempat mengamankan diri, kedua pelaku yang tiba di pertigaan Ciliwung, ditabrak oleh korban dari belakang. Kedua pelaku maupun korban sama-sama jatuh. 
“Korban lalu berteriak dan meminta tolong, warga sekitar langsung mendatangi korban dan kedua pelaku,” jelas perwira dengan satu melati di pundaknya ini. Tanpa babibu, bogem mentah dan tendangan kungfu langsung melayang ke arah dua pelaku. 
Aji dan Choirul Huda hanya bisa meringkuk dan melindungi diri sembari meminta ampun. Tapi, kemarahan warga bukannya mereda malah makin meluap. Masyarakat masih beramai-ramai melancarkan jotosan dan kencak di atas kedua pelaku yang babak belur.
Beruntung, nyawa kedua jambret ini terselamatkan karena mereka dibawa ke Polsek Blimbing. Korban sendiri mengalami luka dan dilarikan ke RS Lavalette Jalan WR Supratman. 
Polisi mengamankan dua barang bukti, yakni sepeda motor Suzuki N 6205 AW warna merah yang dipakai kedua pelaku untuk menjambret, serta tas milik korban. Polisi masih mendalami keterangan dari kedua pelaku, terutama terkait dugaan bahwa mereka sudah sering melakukan kejahatan penjambretan. (fin/mar)
 

Berita Lainnya :