magista scarpe da calcio Pacar Menolak, Pancor Bertindak


Pacar Menolak, Pancor Bertindak


 
MALANG - Beginilah kalau datang ke rumah kos pacarnya malam-malam. Bukannya bertemu dengan sang pacar, tapi malah mendekam di balik jeruji besi. Inilah yang dialami Joko Windi Sampurno, 19, asal Desa Banjarejo RT09 RW06 Pagelaran.  
Rabu (18/10) dini hari, ia dibekuk anggota Polsek Gondanglegi karena mengancam Agus Sumarsono, 42, warga Jalan Trunojoyo RT22 RW03, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi dengan senjata tajam jenis pancor.
“Saya jengkel karena ditegur datang ke rumah kos malam-malam,” tutur Joko, panggilannya kepada petugas.
Ceritanya, pemuda ini datang ke rumah kos tersebut untuk mencari Anita, pacarnya, sekitar pukul 00.15. Ia naik motor Yamaha Mio, N 5899 FY
Tentu saja, Anita menolak bertemu karena terlalu malam. Tidak hanya Anita saja yang menolak bertemu, namun Agus juga menegurnya karena sudah terlewat malam dan menyuruh tersangka pulang.
“Warga di sini juga mendengar kalau pak Agus menolak kedatangan pemuda itu,” ujar Samsul, warga sekitar.
Marah karena tidak bisa bertemu dengan kekasihnya, kejengkelan Joko makin menjadi-jadi. Joko juga mengancam akan melakukan perhitungan terhadap Agus karena penolakan tersebut. Ia lantas meninggalkan motor yang dipakainya di rumah kos tersebut dan memilih pulang dengan berjalan kaki. 
Namun sekitar pukul 02.00, ia kembali dengan membawa senjata tajam jenis pancor. Dia juga menggedor-gedor pintu rumah Agus. Namun penghuni rumah tidak mendengarkannya hingga membuat pelaku langsung naik atap rumah.
Dari atas rumah, Joko menjebol atap plafon agar bisa masuk ke dalam rumah. Setelah berada di dalam rumahnya, ia mencari Agus. Begitu bertemu korban yang sedang tidur,  ia langsung mengacungkan pancornya. 
Kaget dengan aksi nekat yang dilakukan pelaku, Agus berlari keluar rumah dan berusaha menyelamatkan diri. Ia merasa nyawanya terancam. Ia juga melaporkan perbuatan pengangguran itu ke Mapolsek Gondanglegi. 
Buntutnya, beberapa anggota polsek meluncur ke lokasi setempat dan berhasil mengamankan Joko dibantu aparat RT serta warga sekitarnya.
“Penangkapan tersangka Joko juga dibantu beberapa warga yang datang ke lokasi kejadian,” papar Kapolsek Gondanglegi, Kompol Mas Akhmad Sujalmo.
Ia menerangkan, perilaku pemuda ini membawa senjata tajam, tidak bisa dibiarkan.  “Apalagi dia masuk ke dalam rumah setelah menjebol plafon dan melakukan pengancaman akan melakukan penganiayaan,” ujar dia. 
Polisi mengklaim, pihaknya mengamankan barang bukti senjata pancor serta motor matic Mio N-5899-FY untuk proses hukum lebih lanjut.
“Joko dijerat dengan Pasal 335 (2) KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan mengancam dengan menggunakan senjata tajam,” pungkasnya. (eri/mar)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top