Pedagang Ikan Kendalpayak Tewas Mendadak


MALANG - Masyarakat sekitar pesisir Pantai Sendangbiru, pagi kemarin heboh dengan penemuan mayat di dalam mobil Daihatsu Zebra, B 8622 JC. Korban diketahui bernama Heru Setyabudi, 51, warga Jalan Raya Segaran, Desa Kendalpayak, Pakisaji.
Dia diduga meninggal dunia karena serangan jantung. Hasil olah TKP dan evakuasi di tubuhnya, sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Pihak keluarga juga menyatakan sejak 2016, Heru memiliki sakit jantung.
Namun untuk memastikan penyebab sebenarnya, usai dievakuasi jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. “Keluarganya sudah datang langsung ke TKP dan mengatakan kalau korban memang memiliki sakit jantung,” jelas Kanitreskrim Polsek Sumbermanjing Wetan, Aiptu Shobikin..
“Namun kami tetap membawanya ke kamar mayat RSSA Malang, untuk permintaan visum,” tambah dia.  Diperoleh keterangan, korban bekerja sebagai pedagang ikan. Rabu (18/10) lalu, ia berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke Sendangbiru.
Tujuannya untuk kulakan ikan laut. “Menurut keluarganya, sudah menjadi kebiasaan korban kalau ke Sendangbiru, bisa sampai dua atau tiga hari,” ujarnya kepada Malang Post.
Diperkirakan, saat hendak masuk ke wilayah Pantai Sendangbiru, tepatnya di sebelah Utara Pos TNI AL Tambakrejo, penyakit jantung yang dialaminya kambuh. Heru pun langsung menepikan mobilnya untuk istirahat.
Namun ternyata korban malah meninggal dunia. Jenazah korban kali pertama diketahui oleh Suliat, warga sekitar. Saksi curiga karena mobil milik korban diketahui terparkir sejak Kamis (19/10) siang.
Malam harinya mobil juga masih dengan posisi yang sama. Baru pagi kemarin sekitar pukul 09.30, saksi yang melihat mobil masih ada, lantas memberanikan diri untuk melihat.
Saat itulah, diketahui kalau di dalamnya ada mayat. Pria berusia 45 tahun ini lantas memberitahu warga sekitar, yang diteruskan dengan melapor ke Petugas Polsek Sumbermanjing Wetan. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...