Bermasalah dengan KAI, Pertokoan Trunojoyo Kebakaran


MALANG - Kebakaran melanda kawasan pertokoan Jalan Trunojoyo (ex Bioskop Mutiara).Setidaknya, empat bangunan yang dihuni Goodang Mutiara, kantor pengacara MS. Alhaidary, Indomaret dan City of Arema nyaris ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa yang terjadi pukul 07.00 itu, kali pertama diketahui oleh Slamet Santoso, 39, tukang ojek yang biasa mangkal di tempat itu. Warga Jalan Dr. Cipto RT003 RW002, Kelurahan Bedali, Lawang ini melihat asap mengepul dari atas Goodang Mutiara.
Dia lantas memberitahu anggota Kodim 0833/Kota Malang, Pelda Suyahrianto yang sedang melintas. Mengetahui bila cafe musik ini terbakar, ia lantas menghubungi PMK Kota Malang untuk meminta bantuan. Tujuh unit mobil PMK Kota Malang pun langsung berdatangan ke pertokoan di sebelah Selatan Pasar Klojen ini. Tidak hanya itu, puluhan anggota Polsekta Klojen dan Polres Malang Kota (Makota) ikut melakukan penjagaan.
Mereka menutup pertigaan Jalan Trunojoyo dan Jalan Pajajaran agar tidak dilalui kendaraan selain mobil PMK yang hilir mudik mengangkut air. Kepada Malang Post, Roni, salah satu warga sekitar mengaku melihat kepulan asap itu muncul pukul 04.00.
Dia berpikir asap tersebut muncul dari warga sekitar yang biasanya memang sering membakar sampah di belakang Goodang Mutiara. Sementara Setyo, warga yang tinggal di belakang lokasi justru kaget ketika banyak benda berjatuhan ke atas atap dapurnya.
“Saat saya melihat kobaran api menyala dan pecahan kecil tembok gedung berjatuhan, saya memperingatkan warga yang memiliki rumah di belakang Goodang Mutiara untuk pergi,” ujar dia. Pantauan Malang Post, api merembet cukup cepat.
Kantor pengacara MS. Alhaidary yang persis berdampingan dengan cafe musik itu, ikut terbakar bagian atasnya. Lalu, mengenai toko Indomaret yang buka 24 jam serta terakhir tiga ruko yang ditempati toko kaos dan aksesori City of Arema.
Ditemui di lokasi kejadian, pria yang tinggal di Jalan Danau Maninjau Raya, Sawojajar, Malang ini mengaku kaget saat dihubungi kantornya ikur terbakar. “Untungnya, tidak ada berkas perkara yang terbakar. Hanya atap dan bagian atas yang rusak,” ujarnya.
Namun air dari semprotan anggota PMK, tak urung membanjiri ruang kerjanya  yang berada di lantai satu. Beberapa stafnya memilih menyelamatkan beberapa barang elektronik ke dalam mobilnya yang terparkir agak jauh.
Dia enggan mengomentari lebih jauh apakah kebakaran ini berhubungan dengan somasi yang dilayangkan paguyuban penyewa pertokoan Trunojoyo kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) minggu lalu, terkait pembongkaran tempat tersebut untuk lahan parkir.
“Faktanya memang ada permasalahan dengan PT KAI. Tapi apakah kebakaran ini berhubungan dengan somasi atau permasalahan itu, kami tidak tahu. Biarkan polisi saja yang bekerja untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” ungkap Haidary, sapaannya.   
Meskipun demikian, ia dan beberapa anggota paguyuban sempat berkumpul untuk membicarakan masalah tersebut. Sementara itu, Rachmat, penjaga distro City of Arema mengaku baru tahu tempat jualannya terbakar ketika hendak membuka pintu.
 “Yang terkena bagian depan itu hanya dinding. Namun yang di lantai dua ada tempat penyimpanan boneka dan kaos jersey. Untung jerseynya tidak ikut ludes dan hanya sebagian boneka yang terbakar,” terangnya.
Sementara itu, yang paling terpukul adalah  bos Goodang Mutiara, Jimmy Sunarto. Dia hanya terduduk lesu melihat anggota PMK menyemprot tempat usahanya hingga berhasil dipadamkan pukul 12.00.  “Mungkin sekitar Rp 1,8 miliar kerugiannya,” kata dia.
Kerugian itu, meliputi bagian atas yang ludes, perlengkapan musik, sound mixer dan berbagai perlengkapan renovasi. Namun dia menegaskan, akan membuka kembali tempat bisnisnya itu secepatnya. “Tidak sampai seminggu bisa buka. Asalkan bisa cepat kering,” ucap pria ini.
Sementara itu, Kapolsekta Klojen, Kompol Andi Yudha Pranata menegaskan pihaknya dan Satreskrim Polres Makota masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. “Besok (hari ini) tim Labfor Cabang Surabaya datang untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya kepada wartawan. (mg1/mar/han)

Berita Terkait

Berita Lainnya :