Dua Pasal Bagi Pengedar SS

 
MALANG – Kejaksaan Negeri Malang tidak pandang bulu dalam memberantas kasus narkotika. Jaksa Verra Welyana SH mendakwa Buang Setiawan, warga jalan Kolonel Sugiono III C/29 RT 014/RW 004 Mergosono, Kedungkandang karena diduga kuat terlibat dalam transaksi narkoba jenis sabu-sabu. Verra mendakwa Buang dengan dua pasal sekaligus.
“Terdakwa diancam pidana dalam pasal 114 dan 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Terdakwa melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, memiliki, menerima menjadi perantara dalam jual beli narkotika kristal putih sabu metamfetamina,” kata Verra dalam berkas dakwaan.
Buang saat ini masih mendekam di LP Lowokwaru sebagai tahanan titipan Kejari Malang dan masih menantikan masa persidangan. Dalam berkas dakwaan, Verra mengungkap bahwa Buang terciduk setelah kedapatan membawa sekitar 15 bungkus plastik klip kecil sabu-sabu. Buang dicokok Satnarkoba Polres Makota.
Polisi mendapat informasi bahwa Buang terlibat dalam jaringan narkotika sabu yang berkeliaran di daerah Klojen. Setelah itu, tiga personel Satnarkoba Polres Makota, melakukan penyelidikan dan menemukan keberadaan Buang sedang berada di Jalan Kapten Piere Tendean gang 1 Kasin, Klojen.
Saat disergap, polisi melakukan penggeledahan. Hasilnya, polisi menemukan 4 buah spidol besar di dalam tas pinggang warna cokelat milik Buang. Dari dalam spidol besar tersebut, polisi mengeluarkan 15 plastik kecil sabu. Kepada polisi, Buang mengaku membeli 10 bungkus plastik klip narkoba dengan berat sabu kurang lebih 8,76 gram, dari pengedar bernama Tamyes.
Dia membeli sabu ini dengan cara diranjau di tepi Jalan Mujamil, desa Banjararum Kecamatan Singosari. Buang membeli sabu-sabu tersebut seharga Rp 1,1 juta. Setelah mendapatkan sabu-sabu tersebut, dia mengoplos dan membagi kristal meth menjadi 15 bungkus.“Tujuan terdakwa untuk membeli sabu adalah untuk digunakan terdakwa sendiri, dan bila ada yang ingin membelinya makan akan dijual,” ujar Verra.
Kali terakhir, Buang menjual sabu kepada Rudi Anto seharga Rp 1,1 juta sebanyak 1 gram. Dia terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...