Pengedar Pil Koplo Incar Pemuda

 
MALANG - Lagi-lagi pengedar pil koplo jenis dobel L, berhasil diamankan polisi. Minggu malam giliran Unit Reskrim Polsek Jabung, yang menangkap Muhammad Devanda, 19 tahun, warga Jalan Raya Desa Kenongo, Kecamatan Jabung. Ia dibekuk di rumahnya tanpa ada perlawanan.
Barang buktinya, petugas mengamankan 184 butir pil koplo, uang tunai sebesar Rp 370 ribu serta dua buah HP merek Samsung, yang menjadi sarana transaksi. Semua barang bukti tersebut ditemukan dalam saku celananya.
"Tersangka ini adalah pelaku baru. Kami juga masih mengembangkan kasusnya, karena ada pelaku lain yang belum tertangkap," ujar Kapolsek Jabung, AKP Samsul Arifin.
Informasinya, penangkapan tersangka ini berdasarkan laporan masyarakat sekitar. Warga memberitahu kalau di sekitar Jalan Raya Desa Sukopuro, Jabung kerap menjadi transaksi peredaran pil koplo pada malam hari. Warga cemas, karena pengguna dan pengedarnya masih anak-anak.
Berangkat dari laporan tersebut, polisi lalu menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan serta penyanggongan. Setelah disanggong selama beberapa hari, petugas pun akhirnya mendapati dua pemuda yang sedang fly. Yakni SN, 18, warga Desa Kenongo, Jabung serta MTR, 19, warga Desa Sukoanyar, Pakis.
Mereka mengaku mabuk karena usai mengkonsumsi pil koplo. Keduanya yang menjadi saksi, juga mengatakan kalau pil koplo didapat dari tersangka Muhammad Devanda.
Dari pengakuan mereka itulah, akhirnya polisi mengembangkan kasusnya dengan menangkap Muhammad Devanda. Akibat perbuatannya, Devanda dijerat pasal 196 sub 197 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara.
Sementara Devanda mengatakan kalau dirinya baru sebulan menjadi pengedar pil koplo. Ia mengatakan mendapat pasokan pil koplo dari seorang temannya yang kini masih buron. Devanda menjual pil koplo kepada anak-anak muda.(agp/jon)

Berita Lainnya :