Goreng Tempe, Rumah Terbakar

 
MALANG - Masyarakat harus lebih teliti lagi, sebelum meninggalkan rumah. Jangan sampai kejadian yang menimpa Ngatri, 65 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji ini. Karena lupa mematikan kompor, Minggu  sore lalu rumahnya nyaris ludes terbakar.
Beruntung warga sekitar yang mengetahui langsung sigap. Masyarakat bergotong royong memadamkan api yang sudah membesar itu, dengan air seadanya. Tidak sampai 30 menit api berhasil dijinakkan. Bahkan ketika mobil PMK datang, api sudah padam.
"Hanya ruang dapur dan sebagian bangunan rumah saja. Tidak sampai merambat ke bangunan lain, karena api cepat dipadamkan. Jika terlambat, mungkin api akan menjalar ke rumahnwarga lainnya," ungkap Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda Sigit Kurniawan.
Diperoleh keterangan, peristiwa yang menggemparkan warga sekitar ini, terjadi pukul 15.30. Sebelumnya, korban sedang menggoreng tempe di dapur. Setelah selesai, langsung ditinggal pergi.
Korban lupa mematikan kompor yang masih menyala. Oleh korban saat itu, langsung ditinggal pergi ke rumah tetangganya untuk mengambil beras.
Ketika mengambil beras itu, ia tidak lantas pulang tetapi ngobrol dulu. Begitu kembali, korban kaget setelah melihat ruang dapur rumahnya sudah membara.
Seketika ia berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan. Selanjutnya warga memadamkan api dengan air seadanya. Begitu padam, warga lantas melaporkan ke petugas Polsek Pakisaji.
"Tidak sampai ada korban jiwa ataupun luka. Namun kerugian akibat kejadian itu lumayan cukup besar yakni sekitar Rp 50 juta, karena selain bangunan juga perabot rumah," paparnya.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...