Mobil Kapolsek Wajak Dihantam Truk


 
MALANG – Kapolsek Wajak AKP Azwandy mengalami nasib sial. Mobil Avanza warna hitam Nopol AE 1179 NI yang ia kendarai, tabrakan dengan truk Nopol AE 1179 NI di Jalan Mayjen Sungkono, Senin  (23/10) pagi.
Akibat kecelakaan tersebut, mantan kapolsek Gedangan ini mengalami luka cukup serius di bagian dada dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, mobil yang dikendarai dalam kondisi rusak parah.
Kap mobil hancur akibat benturan keras. Bahkan velg bagian depan peyok akibat kerasnya tabrakan. Selain itu akibat kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan sepanjang hampir satu kilometer baik dari arah utara maupun selatan. 
Kecelakaan ini bermula ketika Azwandy hendak berangkat kerja menuju Mapolsek Wajak dari rumahnya di kawasan Perum Dirgantara. Ia mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang dari arah utara ke selatan.
Namun ketika memasuki Jalan Mayjen Sungkono, diduga ban kanan depan mobil miliknya oleng dan hilang kemudi.
Sementara dari arah berlawanan, muncul mobil truk yang dikemudikan Mujianto, 43 tahun, warga Jalan Keramat 1 RT 12 RW 04, Turen. Melihat ada mobil di depannya dalam kondisi oleng, Mujianto berusaha mengerem laju truknya.
Namun dikarenakan jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak terelakkan. Mobil Avanza menghantam sisi depan bagian kanan truk yang mengakut pasir itu.
“Memang ada bunyi meletus saat itu, saya kira bunyi rem dari motor atau knalpot motor yang biasanya anak-anak wilayah sini banyak yang menggunakannya” ungkap Vetty salah satu pegawai Marta Cell yang berada di dekat lokasi kejadian. 
Warga yang mengetahui kecelakaan itu segera menyelamatkan korban dan ada yang menghubungi Polsek Kedungkandang. Selang beberapa saat, pihak kepolisian Polsek Kedungkandang datang mengamankan area sekitar dan disusul datangnya Unit Laka Satlantas Makota.
“Korban mengalami luka pada bagian dada akibat dari benturan dengan kemudi mobilnya dan untuk sementara barang bukti diamankan di Unit Laka Satlantas Makota,” ungkap Kanit Laka Satlantas Makota Iptu Budi Junaedi kepada wartawan. 
“Mugkin beliau hendak pergi bekerja, namun beruntung tidak ada korban jiwa dari perstiwa kali ini,” pungkasnya. (mg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :