Pedagang Pasar Singosari Dijambret

 
MALANG - Tolong...tolong...! Teriakan Eem Suhaimah, pagi kemarin yang cukup kencang mengundang tetangganya di Jalan Teluk Grajakan RT01 RW14 Malang berdatangan. Tak terkecuali Abdul Majid, 52, suaminya. Mereka keluar rumahnya dan melihat wanita itu berusaha berdiri setelah tengkurap di pinggir jalan yang hanya berjarak 10 meter dari rumahnya.
“Saya kejambretan. Pelakunya baru kabur,” teriak Eem, panggilannya. Sontak, pengakuan ini membuat suami dan tetangganya kaget.
Kepada suaminya, pedagang kerudung di Pasar Singosari Blok C ini mengaku kalung emasnya seberat 12 gram dibawa kabur pelaku.
“Saya tidak tahu kalau sudah diikuti. Tiba-tiba dari belakang ada yang menepuk pundak saya,” kata wanita berusia 48 tahun ini.
Ditemui Malang Post di rumahnya, ia mengaku sekitar pukul 07.30 keluar dari rumahnya, menuju salah satu konter yang berjarak 200 meter.
“Saya tidak punya firasat buruk saat hendak pergi membeli pulsa untuk isi token listrik,” tutur dia. 
Setelah membeli pulsa, Eem kembali ke rumahnya berjalan kaki. Diduga, ia sudah diincar dua jambret yang berboncengan mengendarai motor Yamaha RX King. Saat tinggal beberapa langkah saja ia masuk pagar rumahnya, tiba-tiba dari arah belakang ada yang menepuk pundak kanannya. 
“Ketika saya menoleh, kalung yang saya pakai langsung ditarik. Sangat cepat. Setelah itu, saya didorong sangat kuat hingga terjatuh,” terangnya.
Saking kerasnya dorongan itu, ibu tiga anak jatuh tengkurap ke aspal. Sementara itu, Majid menerangkan, saat kejadian penjambretan yang menimpa istrinya tersebut, ia sedang makan.
“Mendengar teriakan istri, saya keluar dan melihat kedua tangan dan lututnya terluka. Istri saya juga sempat terlihat bingung dan kaget,” ungkap dia. 
Majid menduga kejadian yang dialami istrinya tersebut memang telah direncakan sebelumnya. Karena saat itu, Eem mengenakan baju yang tertutup.
“Jika di rumah, istri saya menggunakan baju yang tertutup,” katanya.
Orang lain, lanjut Majid, tidak akan tahu jika istrinya mengenakan kalung.
“Apalagi setiap hari saat berangkat ke pasar, juga menggunakan kerudung,” tambah laki-laki ini.
Ketua RW14, Sakur yang dihubungi juga mengaku melaporkan peristiwa itu ke Polsek Blimbing. Ia berharap dengan kejadian yang menimpa Eem ini, warga lainnya lebih berhati-hati dan waspada.
Sehingga tidak lagi terulang penjambretan ataupun pencurian yang sering terjadi wilayah tersebut.  Kasus ini sendiri, masih dalam penyelidikan anggota Polsekta Blimbing. (eri/mar)

Berita Lainnya :