Mahasiswi Rebutan Motor Dengan Maling

 
MALANG – Pelaku curanmor di Kota Malang makin berani saja saat melancarkan aksinya. Tidak takut didor mati oleh Polres Makota, maling motor kembali beraksi kawasan Lowokwaru, Rabu malam lalu. Korban bernama Merry Megawati, 21 tahun warga Jalan Bunga Vinolia 8 RT 06 RW 05, Kecamatan Lowokwaru. Motor matic yang dibawa lari garong adalah Honda Vario hitam N 2360 HA tahun 2014.
“Adik saya pulang kuliah dari kampus Widyakarya, tiba di rumah sekitar pukul 20.10. Motor dikunci, diparkir di depan rumah dan tidak dimasukkan. Niatnya mau keluar lagi bersama bapak untuk mengunjungi saudara. Saat mau keluar rumah, dia lihat motor sudah dinaiki orang,” kata kakak Merry, Sonny Fajar Cahyono 26 tahun, kepada Malang Post, dikonfirmasi di Tlogomas, pagi kemarin.
TKP pencurian berada di dekat pertigaan tanjakan Jalan Vinolia menuju Tunggulwulung. Tepatnya, di depan rumah dengan tulisan Sonny Sablon. Dari penuturan staf administrasi SDN Tlogomas 1 tersebut, Merry langsung mendatangi maling tersebut di luar rumah, demi merebut motornya yang hendak dicuri.
Sembari tarik menarik melawan garong, mahasiswi akuntansi ini juga berteriak. Sonny sedang menonton pertandingan Arema FC lawan Gresik United di lantai dua ketika mendengar pekikan adik perempuannya.
“Karena kalah tenaga, adik saya tak bisa mempertahankan motor, sehingga pencuri itu bisa kabur. Saya turun dari lantai dua dan bersama warga dan adik saya mengejar maling. Dia lari ke arah Tunggulwulung. Saya kejar dan tanya-tanya orang hingga ke Blimbing tapi gak ketemu,” ungkap Sonny.
Karena gagal menangkap pencuri tersebut, Sonny akhirnya lapor ke Polsek Lowokwaru. Merry juga menceritakan ciri-ciri fisik dari pencuri. Si maling memakai helm INK warna merah, memakai lengan panjang warna cokelat dan sweater putih. Badannya tinggi, kurus, dan kulitnya putih.
“Kejadiannya berlangsung sangat cepat, tidak sampai 1-2 menit setelah adik saya masuk ke dalam rumah. Dari informasi penyidik, kemungkinan besar adik saya sudah dibuntuti sejak perjalanan pulang dari kampus. Karena, sasaran mereka juga cewek sendirian bawa matic,” sambungnya.
Selain itu, adanya alat kejahatan baru yakni magnet pembuka rumah kunci motor matic, juga mempercepat aksi maling tersebut. Penyidik menduga, magnet pembuka kunci menyerupai alat yang dipakai maling motor Tembalangan yang didor oleh Polda Jatim dan kini ditahan Polsek Klojen serta Polres Makota. 
“Saya berharap malingnya segera tertangkap, sehingga tidak meresahkan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Polsek Lowokwaru sedang menangani  kasus ini. Kapolsek Lowokwaru, Kompol Untung Bagyo Riyanto, melalui Kanit Reskrim AKP M Roichan menyebut laporan terkait curanmor ini sudah masuk.“Kita masih melakukan penyelidikan,” tutup Roichan, dikonfirmasi terpisah kemarin.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...